Berita

Ilustrasi bilik suara. (Foto: RMOL)

Politik

Beredar Bocoran RUU Pemilu: Digelar Tiga Fase, Pilpres-Pileg Jeda Tiga Bulan

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 20:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pesan berantai berisi bocoran materi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu) yang disebut-sebut tengah dibahas Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI beredar di publik.

Materi tersebut memuat sejumlah skema perubahan penyelenggaraan pemilu, mulai dari pemisahan jadwal pemilihan legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Redaksi mendapat pesan berantai melalui aplikasi percakapan dengan kalimat pembuka, "Aturan yang disepakati tapi belum diundangkan". Dalam pesan tersebut, penyelenggaraan pemilu diusulkan dibagi menjadi tiga fase. Pertama, pemilihan anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada awal 2029.


Kedua, pemilihan presiden dan wakil presiden yang disebut akan digelar tiga bulan setelah pemilihan legislatif. Sementara fase ketiga adalah Pilkada untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya, yang diperkirakan berlangsung pada 2031.

Pesan itu juga memuat sejumlah usulan perubahan lain dalam sistem pemilu. Salah satunya, kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 persen menjadi 5 persen.

Tak hanya itu, ambang batas tersebut disebut akan diberlakukan hingga tingkat daerah. Namun, mekanisme dan rumusan ketentuannya belum dijelaskan secara terperinci.

Untuk pemilihan kepala daerah, pesan tersebut menyebut mayoritas partai politik masih mempertimbangkan mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat. Meski demikian, terdapat pula partai yang menghendaki kepala daerah dipilih melalui DPRD.

Materi yang sama turut memuat usulan penataan jumlah kursi DPR RI. Batas minimum kursi disebut menjadi empat dan maksimum 10 kursi. Adapun alokasi kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota disebut tetap berada pada rentang tiga hingga 12 kursi.

Perubahan juga diklaim menyasar komposisi penyelenggara pemilu. Jumlah komisioner Bawaslu dan KPU provinsi akan bertambah dari lima menjadi tujuh orang. Sementara itu, jumlah komisioner KPU pusat tetap sembilan orang dan komisioner di tingkat kabupaten/kota tetap lima orang.

Hingga berita ini disusun, materi yang beredar tersebut belum dapat dipastikan sebagai rumusan resmi Panja Komisi II DPR RI. Karena itu, sejumlah poin di dalamnya masih memerlukan konfirmasi kepada DPR dan pihak terkait.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya