Berita

Katie Zacharia (Foto: X)

Global

Jubir Baru Trump Akui Tak Pernah Lulus Ujian Advokat

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Juru Bicara Gedung Putih Katie Zacharia mengakui tidak pernah lulus ujian advokat di Amerika Serikat, meskipun selama ini menyebut dirinya sebagai pengacara. 

Pengakuan tersebut mencuat setelah latar belakang profesionalnya dipertanyakan. The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Zacharia gagal dalam ujian advokat di California pada 2011 dan tidak lulus ujian serupa di negara bagian AS lainnya tempat ia pernah tinggal.

Lulusan sekolah hukum Pepperdine University tersebut mengakui pernah mengikuti ujian advokat di California, tetapi tidak berhasil lulus. 


Dia berdalih saat itu tengah terdistraksi oleh rencana pernikahan dan kepindahannya ke Tiongkok untuk mengikuti pekerjaan suaminya. 

Zacharia juga menyebut dirinya tidak terlalu mempersoalkan hasil ujian tersebut karena tidak membutuhkannya untuk bekerja di Tiongkok.

"Saya sangat berhati-hati dalam menjalankan hal ini. Saya tidak pernah tampil sebagai seseorang yang merupakan advokat," ungkapnya dalam wawancara dengan komentator konservatif Jack Posobiec, dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.

Dia membantah pernah menyebut dirinya secara langsung sebagai pengacara dan mengklaim terdapat banyak informasi keliru mengenai penggunaan istilah pengacara untuk menggambarkan dirinya.

Meski demikian, Zacharia sebelumnya pernah mengatakan kepada Fox News pada April lalu bahwa ia tinggal di Beijing selama tiga tahun sebagai pengacara korporasi. 

Dalam pernyataan kepada CBS News, ia juga mengklaim pernah menjalankan praktik hukum transaksi internasional dengan kredensial yang sesuai, meskipun tidak merinci kualifikasi yang dimaksud. 

Presiden Donald Trump sendiri pernah menyebut Zacharia sebagai advokat dalam unggahan di Truth Social.

Kontroversi ini berlanjut setelah organisasi nirlaba Campaign for Accountability mengajukan pengaduan kepada State Bar of California pada Rabu, 14 Oktober 2026. 

Organisasi tersebut meminta penyelidikan atas dugaan pelanggaran hukum terkait penggunaan gelar pengacara tanpa lisensi yang sah. 

Direktur Eksekutif Campaign for Accountability, Michelle Kuppersmith, menilai Zacharia berulang kali menggunakan identitas sebagai pengacara untuk memperkuat reputasi dan kredibilitasnya sebagai komentator hukum televisi hingga juru bicara Gedung Putih.

Profesor hukum Stanford Law School Nora Freeman Engstrom menegaskan bahwa hukum California melarang seseorang mengaku sebagai pengacara tanpa memiliki kewenangan yang sah untuk menjalankan profesi tersebut. 

Sementara itu, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung membela Zacharia dan menyebutnya sangat memenuhi kualifikasi untuk jabatan tersebut. 

"Katie adalah tambahan yang luar biasa dan hebat bagi tim," kata Cheung dalam pernyataan kepada CBS News. 

Dia juga mengecam kelompok pelapor sebagai organisasi berhaluan kiri yang menyerang Trump.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya