Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Bursa

IHSG Ambruk 11,57 Persen, Rupiah Tembus Rp18.027 per Dolar AS

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 16:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Rupiah ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 5.185. Indeks turun 678 poin atau 11,57 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya, setelah sempat dihentikan sementara (trading halt) menyusul langkah penyedia indeks global MSCI Inc. yang mempertimbangkan penurunan status Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Sebanyak 775 saham ditutup melemah, sedangkan 10 saham menguat dan 10 saham lainnya stagnan.


Pada perdagangan hari ini seluruh sektor anjlok yang dipimpin sektor barang baku merosot 13,37 persen, disusul sektor kesehatan minus 13,16 persen, dan sektor infrastruktur ambruk 13 persen.

Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume mencapai 68 miliar saham. Nilai transaksi tercatat Rp31 triliun dengan frekuensi 2,1 juta kali transaksi.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI turun menjadi Rp9.176 triliun, turun dari Rp10.298 triliun.

Di sisi lain, Rupiah kembali melemah terhadap Dolar AS. Mengutip data Bloomberg, Rupiah ditutup di level Rp18.027 per Dolar AS, melemah 89 poin atau 0,50 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya