Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Global

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 15:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Washington tengah menjalin pembicaraan dengan Rusia dan Tiongkok terkait upaya denuklirisasi atau pengurangan senjata nuklir. 

Trump menyatakan keinginannya untuk mewujudkan denuklirisasi karena kekuatan nuklir Tiongkok diperkirakan akan semakin mendekati AS dalam lima tahun mendatang.

“Semua ini sangat disayangkan, karena saya ingin sekali melakukan denuklirisasi jika memungkinkan, tetapi kita sebenarnya sedang berbicara dengan Rusia tentang hal itu, dan kita juga sedang berbicara dengan Tiongkok tentang denuklirisasi itu," kata Trump dalam wawancara dengan Newsmax, dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.


Meski demikian, belum ada perincian lebih lanjut mengenai hasil pembicaraan tersebut maupun mekanisme yang akan ditempuh untuk merealisasikan pengurangan persenjataan nuklir.

Berdasarkan data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Rusia memiliki persediaan hulu ledak nuklir terbesar di dunia, diikuti AS dan Tiongkok. 

Namun, dalam hal hulu ledak yang telah dikerahkan, AS memiliki jumlah lebih banyak dibandingkan Rusia.

Pernyataan Trump tersebut muncul beberapa bulan setelah perjanjian pengendalian senjata nuklir New Strategic Arms Reduction Treaty (New START) berakhir pada 2026. 

Perjanjian yang ditandatangani Washington dan Moskow pada 2010 itu mengatur pembatasan persenjataan nuklir strategis kedua negara.

New START sebelumnya diperpanjang selama lima tahun melalui kesepakatan Presiden AS saat itu, Joe Biden, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Perjanjian tersebut hanya mengizinkan satu kali perpanjangan, sehingga pemberlakuan kembali batasan yang sama memerlukan keputusan eksekutif baru secara sukarela.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya