Berita

Menko PM Muhaimin Iskandar usai rapat koordinasi bersama 23 kawasan industri di Kantor Kemenko PM, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Oktober 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf)

Industri

Cak Imin Kumpulkan 23 Kawasan Industri, Bahas Pemberdayaan dan Kemiskinan

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menggelar rapat koordinasi bersama 23 kawasan industri untuk membangun pola kolaborasi pemberdayaan masyarakat.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza serta pimpinan dan perwakilan kawasan industri, di Kantor Kemenko PM, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Oktober 2026.

"Saya bersama Pak Wakil Menteri Perindustrian dan bersama juga pimpinan dan wakil-wakil dari kawasan industri. Ada 23 kawasan industri yang bersama-sama melakukan rapat, diskusi dan merencanakan kerja bersama," kata Cak Imin.


Menurutnya, terdapat dua pekerjaan utama yang akan dikerjakan bersama, yakni penanggulangan kemiskinan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Cak Imin menilai kawasan industri memiliki pengalaman dalam program bina lingkungan serta interaksi sosial kemasyarakatan yang dapat menjadi modal untuk membangun pola pemberdayaan yang lebih luas.

"Kita ingin kawasan-kawasan industri ini berkolaborasi, bergotong royong, memiliki standar yang bagus di dalam pemberdayaan, melaksanakan model-model pemberdayaan sehingga bisa berkontribusi bersama-sama mengatasi pengangguran, kemiskinan dan menciptakan kelas menengah yang naik kelas," ujarnya.

Kolaborasi tersebut juga akan diarahkan pada masyarakat yang berada dalam radius kawasan industri. Pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) untuk memetakan kantong-kantong kemiskinan yang dapat diintervensi.

"Radius tertentu dari kawasan industri itu diketahui dari data zoom DTSN, kita ada kantong-kantong kemiskinan yang bisa kita intervensi berkolaborasi dalam radius kawasan industri," jelasnya.

Sejumlah pola pemberdayaan yang telah dilakukan kawasan industri, seperti pelatihan, peningkatan kapasitas hingga kolaborasi dengan UMKM, juga akan dikembangkan dan direplikasi.

Bahkan, kata Cak Imin, terdapat kawasan industri yang telah memiliki SMA dan SMK dengan standar internasional. Model pendidikan tersebut dinilai dapat diterapkan di lokasi lainnya.

Cak Imin kemudian meminta Wamenperin Faisol Riza memimpin pola kolaborasi tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 8 Tahun 2025, sekaligus mendukung target penurunan kemiskinan hingga maksimal 5 persen pada 2029.

"InsyaAllah akan ada kinerja dan kerja-kerja ke depan yang komprehensif, sistematis, melahirkan ekosistem baru bagi pemberdayaan masyarakat kita," pungkasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya