Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Bisnis

Bahlil Garansi Stok BBM Nasional Aman Tidak Kekurangan

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih aman di kisaran 16-18 hari, meski berada di bawah kondisi normal yang biasanya mencapai 20-21 hari.

Hal itu disampaikan Bahlil usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kepala BIN Muhammad Herindra, Kapolri Suyudi Ario Seto, Wamensesneg Bambang Eko Shariyanto, COO Danantara Dony Oskaria, serta perwakilan Pertamina.


“Saya mendapat laporan dari Pertamina. Secara nasional, stok BBM kita berada di 16 sampai 18 hari. Insyaallah, stok BBM nasional aman,” kata Bahlil di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

Bahlil menjelaskan, rapat koordinasi tersebut membahas upaya meningkatkan nilai tambah, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan devisa di tengah kondisi global yang tidak menentu. Pembahasan juga mencakup ketahanan energi dan transisi energi.

Dia mengatakan, berdasarkan laporan Pertamina, kendala yang terjadi saat ini berkaitan dengan distribusi BBM dari Jawa Timur menuju Bali dan sejumlah daerah lain yang mengandalkan pengangkutan kapal.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan di daerah, Bahlil mengaku telah memerintahkan Pertamina segera menambah jumlah kapal agar distribusi BBM bisa dipercepat.

“Saya memerintahkan mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah, supaya distribusi bisa dipercepat,” ujarnya.

Terkait penurunan ketahanan stok dari biasanya di atas 20 hari, Bahlil menjelaskan kondisi tersebut terutama terjadi pada BBM jenis RON 90. Sementara itu, stok solar serta BBM RON 92, RON 95, dan RON 98 disebut tidak mengalami masalah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pergeseran konsumsi masyarakat dari BBM beroktan lebih tinggi ke RON 90 yang harganya lebih ekonomis.

“Penurunan ketahanan stok itu terjadi pada RON 90. Kenapa? Karena ada pergeseran konsumsi. Masyarakat yang tadinya menggunakan RON 92 dan RON 95 beralih ke RON 90 karena perbedaan harganya cukup ekonomis,” jelasnya.

Bahlil memperkirakan ketahanan stok BBM nasional dapat kembali mencapai sekitar 20 hari dalam waktu satu pekan.

“Untuk mencapai angka 20 hari, kita membutuhkan waktu sekitar seminggu. Namun, stok 16 sampai 18 hari bukan berarti kita kekurangan atau berada di bawah standar minimal. Itu masih aman,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya