Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Finansial

Investor Jangan Jadi Korban Tata Kelola Bursa yang Buruk

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah dan regulator disarankan mempertimbangkan penghentian sementara perdagangan bursa secara terukur apabila persoalan mendasar di pasar modal Indonesia tidak segera diatasi.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 8,01 persen pada pembukaan perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.

Jansen menilai, gejolak pasar modal tidak bisa hanya dilihat dari pergerakan indeks, tetapi juga dari dampaknya terhadap jutaan investor, terutama masyarakat kecil yang menginvestasikan tabungan dan penghasilan mereka.


Ia mengaku telah hampir lima bulan berinvestasi di pasar modal Indonesia dan merasakan langsung kondisi bursa yang dinilainya tidak stabil.

“Kita harus memahami investor bukan hanya perusahaan besar, pemilik modal raksasa, atau investor asing. Ada masyarakat biasa yang menyisihkan gaji, mengumpulkan tabungan bertahun-tahun, dan menanamkan uangnya di pasar modal dengan harapan memperoleh masa depan lebih baik,” kata Jansen, Jumat, 16 Oktober 2026.

Menurutnya, kerugian investor akibat kejatuhan pasar bukan sekadar angka statistik. Ada masyarakat yang kehilangan sebagian hasil kerja kerasnya hingga mengalami penyusutan tabungan keluarga.

Karena itu, Jansen mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab memastikan pasar modal Indonesia berjalan secara adil, transparan, dan memiliki sistem pengawasan efektif.

Ia menegaskan, risiko kerugian merupakan bagian dari investasi. Namun, risiko tersebut harus dibedakan dari kerugian yang timbul akibat dugaan lemahnya tata kelola, ketidaktransparanan, manipulasi, atau kegagalan pengawasan.

“Investor boleh mengalami kerugian karena keputusan investasinya sendiri. Akan tetapi, mereka tidak boleh dibiarkan menanggung risiko akibat sistem yang tidak berintegritas,” tegasnya.

Jansen berpandangan, apabila persoalan mendasar tersebut tidak segera diselesaikan, pemerintah dan regulator perlu mempertimbangkan langkah luar biasa untuk melindungi investor, termasuk menghentikan sementara perdagangan bursa.

Meski demikian, ia menekankan penghentian perdagangan harus dilakukan secara terukur berdasarkan evaluasi profesional, indikator yang jelas, serta rencana pemulihan yang transparan.

“Penghentian ini tentu harus didasarkan pada evaluasi profesional, indikator yang jelas, dan rencana pemulihan yang transparan, bukan untuk menutupi kejatuhan indeks semata,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya