Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bursa

IHSG Dibuka Ambruk 8 Persen

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Indonesia langsung terpukul pada pembukaan perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,01 persen hingga perdagangan saham dihentikan sementara atau trading halt.

Pantauan RMOL, IHSG dibuka di level 5.393,92, turun 469,86 poin dari penutupan sebelumnya di 5.863,78. Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat Rp922,33 miliar dengan volume 53,6 juta lot.


Tekanan pasar datang dari sejumlah sentimen negatif, terutama ancaman penurunan status pasar saham Indonesia oleh MSCI, lonjakan inflasi AS, dan memanasnya konflik geopolitik.

MSCI tengah mengkaji kemungkinan mengubah status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Lembaga penyedia indeks global itu menyoroti transparansi kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta penegakan aturan pasar modal. Keputusan final ditargetkan paling lambat 30 Juni 2027.

Dari AS, inflasi harga produsen pada September melonjak 1,3 persen secara bulanan, jauh di atas perkiraan pasar sebesar 0,5 persen. Secara tahunan, kenaikannya mencapai 6,3 persen, tertinggi sejak Desember 2022. Data ini memicu kekhawatiran terhadap arah suku bunga The Fed.

Sementara itu, konflik Yaman memanas setelah serangan rudal dan drone kelompok Houthi ke kompleks Istana Presiden di Aden menewaskan lima orang dan melukai 16 lainnya.

Investor juga menantikan diskusi Ketua The Fed Kevin Warsh dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di Bangkok. Pernyataan keduanya akan dicermati untuk melihat arah ekonomi global dan kebijakan suku bunga AS, yang turut memengaruhi pergerakan rupiah serta arus modal ke Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya