Berita

Ilustrasi Gedung BEI, Jakarta

Bursa

IHSG Kembali Tertekan, Ditutup Lemah di Level 5.814

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami tekanan dan berada di zona merah pada perdagangan Kamis, 15 Oktober 2026. 

Hingga siang hari, IHSG bertengger di level 5.814,72, yang berarti terpangkas 128,30 poin atau melemah 2,16 persen.

Sejak pagi hari, IHSG langsung dibuka melemah dan gagal menyentuh level tertingginya di angka 5.917,70. Sempat bertahan di kisaran 5.880 sampai 5.900 pada sesi pagi, tekanan jual yang kuat mulai mendera pasar menjelang pukul 10.00 WIB hingga menyentuh titik terendah harian di level 5.804,21.


Sempat ada upaya pemulihan (rebound) mendekati level 5.850 menjelang pukul 11.00 WIB. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama akibat tekanan jual yang kembali mendominasi, membuat indeks bergerak terbatas di kisaran 5.810 hingga 5.830.

Meskipun pasar sedang melemah, aktivitas perdagangan terpantau sangat ramai dengan volume transaksi mencapai 190,13 juta lot serta nilai transaksi menyentuh Rp6.123,63 miliar.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (IDX), mayoritas saham hari ini mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 646 saham melemah, 86 saham menguat, dan  231 saham stagnan (tidak bergerak.

Saham BBCA, DSSA, dan ANTM menjadi tiga saham dengan jumlah nilai transaksi terbesar.

Sementara itu, data dari Refinitiv menunjukkan bahwa sektor infrastruktur menjadi penyumbang pelemahan terbesar setelah anjlok 5,4 persen. Tekanan juga dialami oleh sektor energi yang turun 3,7 persen serta sektor material dasar yang melemah 3,2 persen. 

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -1,78% menjadi 583,979. Sedangkan indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun -3,26% ke 341,214.

Sementara Indeks IDX30 melemah -1,60% ke 325,852. Sedangkan index MNC36 terpantau turun -1,61% ke level 257,722.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya