Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bursa

Pasar Eropa Berakhir Hijau Ditopang Lompatan Saham ASML

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menghijau pada penutupan perdagangan Rabu 14 Oktober 2026 Waktu setempat, didorong oleh kinerja keuangan solid dari ASML yang meredakan kekhawatiran terhadap permintaan kecerdasan buatan atau AI. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,43 persen atau 2,74 poin ke level 637,75, menurut laporan Reuters. 

Bursa regional utama pun kompak menguat, dengan indeks DAX Jerman bertambah 0,15 persen atau 38,71 poin menjadi 25.298,61, FTSE 100 Inggris meningkat 0,70 persen atau 74,53 poin ke posisi 10.724,86, dan CAC 40 Prancis menguat 0,58 persen atau 45,48 poin menjadi 7.873,11.


Sektor kesehatan memimpin penguatan pasar dengan lonjakan 2,3 persen dan mencapai level tertingginya sejak 7 September. Penguatan ini turut ditopang oleh saham GSK yang melesat 4,6 persen usai mengumumkan rencana pemangkasan 1.217 pekerjaan di Belgia. 

Sentimen positif juga datang dari saham produsen semikonduktor asal Belanda, ASML, yang melompat 1,2 persen setelah mengonfirmasi adanya pesanan peralatan chip canggih untuk pengiriman tahun 2029 dan 2030, memperkuat optimisme bahwa permintaan teknologi akan bertahan hingga 2027.

Meski demikian, laju bursa dibayangi oleh kinerja emiten yang beragam serta faktor global. LVMH masih tertekan oleh penurunan sentimen konsumen China yang melemahkan penjualan kuartal ketiga. 

Tekanan juga dialami sejumlah saham pemberat bursa, seperti Fresnillo yang anjlok 4,6 persen setelah target harganya dipangkas JPMorgan, Orsted yang merosot 3,9 persen akibat evaluasi izin proyek angin di Amerika Serikat, Softcat asal Inggris yang ambles 11 persen karena revisi pertumbuhan fiskal 2027, serta SEB dari Swedia yang melorot 5 persen menyusul kenaikan persyaratan modal dari regulator domestik.

Di sisi lain, investor tetap mewaspadai dinamika energi dan kebijakan moneter global. Kontrak berjangka minyak mentah Brent bertahan di atas 100 Dolar AS per barel di tengah konflik Timur Tengah. 

Berdasarkan data LSEG, Bank Sentral Eropa atau ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga pada Oktober, tetapi probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 81 persen. Sementara itu, data inflasi Amerika Serikat yang berada di atas perkiraan turut memicu spekulasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan ini.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya