Berita

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Wibowo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Pemerintahan

Wamenko Drajad Wibowo:

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.131 Triliun

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 16:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi syariah diproyeksikan menjadi salah satu penopang ambisi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen dalam jangka menengah. 

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Wibowo mengatakan, potensi besar sektor ini tercermin dari total aset keuangan syariah yang telah mencapai Rp3.131 triliun, dengan pangsa 11,36 persen dari total keuangan nasional.

“Aset keuangan syariah mencapai Rp3.131 triliun, tertinggi sepanjang sejarah dengan pangsa 11,36 persen dari keuangan nasional,” ujar Drajad dalam agenda Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 di Jakarta, Rabu 14 Oktober 2026.


Selain itu, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam kepemilikan aset sukuk terbesar secara global.

Menurut Drajad, potensi tersebut perlu dioptimalkan untuk memperkuat daya saing sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 dan 8 persen dalam jangka menengah.

“Ekonomi syariah itu menjadi salah satu andalan bagi kita untuk mencapai pertumbuhan 6 persen tahun 2027, dan 8 persen di jangka menengah. Sebagai bagian dari peningkatan daya saing,” kata Drajad.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, pemerintah menyiapkan lima strategi penguatan ekonomi dan keuangan syariah. 

Strategi pertama diarahkan pada penguatan industri halal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) halal. 

Drajad mengungkapkan, dari sekitar 22 juta nasabah UMKM secara kumulatif di Indonesia, sebanyak 13 juta di antaranya merupakan nasabah dengan akad berbasis syariah.

“Ini perlu kita kuatkan, UMKM halal, mereka bukan hanya mikro, mereka ultra mikro,” kata Drajad.

Kedua, pemerintah mendorong peningkatan ekspor dan kerja sama internasional agar pelaku usaha nasional mampu bersaing di pasar global. Langkah ini dinilai penting di tengah besarnya potensi belanja produk dan layanan halal dunia.

Belanja muslim global pada 2029 diproyeksikan mendekati 3,6 triliun Dolar AS, sementara aset keuangan syariah global diperkirakan mencapai 9,72 triliun dolar AS.

Strategi ketiga dilakukan melalui penguatan ekosistem halal di berbagai lapisan industri, mulai dari sektor hulu hingga hilir. 

Keempat, pemerintah mendorong pengembangan keuangan syariah dengan melibatkan peran Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara strategi kelima menyasar optimalisasi dana sosial syariah, meliputi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), sebagai instrumen pembiayaan pembangunan.

Drajad menyebut potensi ZISWAF di Indonesia mencapai Rp343 triliun per tahun. Namun, realisasi penghimpunannya baru sekitar Rp41 triliun atau 12 persen dari potensi tersebut.

“Potensi ZISWAF mencapai Rp343 triliun per tahun, tetapi realisasinya baru Rp41 triliun, hanya 12 persen. Ini adalah gap yang sangat besar yang perlu kita atasi,”  tutup Drajad.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya