Berita

Menlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: Kemlu RI)

Global

Indonesia Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Tengah Konflik Yaman

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia mengecam keras segala bentuk serangan terhadap warga sipil dan objek sipil di tengah eskalasi konflik di Yaman dan Arab Saudi. 

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui unggahan di akun X resmi, Selasa, 13 Oktober 2026.

Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan lintas batas, termasuk yang menyasar sejumlah bandara di Arab Saudi hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.


Serangan itu tidak hanya mengganggu operasional penerbangan sipil, tetapi juga menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan penerbangan.

“Indonesia mengecam keras segala bentuk serangan terhadap warga sipil dan objek sipil serta menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dari dampak konflik bersenjata,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Di sisi lain, Indonesia menyoroti peningkatan jumlah korban sipil dan memburuknya situasi kemanusiaan di Yaman. 

Pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban serta berharap mereka yang mengalami luka-luka dapat segera pulih.

Merespons situasi tersebut, Indonesia kembali mendesak seluruh pihak terkait untuk menghentikan serangan dan aksi balasan serta menahan diri secara maksimal. 

Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh tindakan harus sejalan dengan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional.

Indonesia turut menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial seluruh negara di kawasan. 

“Seluruh pihak terkait harus mengedepankan dialog dan diplomasi untuk meredakan ketegangan dan mencapai penyelesaian konflik secara damai,” demikian penegasan Kemlu RI.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya