Berita

Ilustrasi: Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bursa

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 23:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada dua emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), terkait transaksi gadai saham kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 30 September 2026.

Corporate Secretary BEI Elsierra Putri Yosita mengatakan, permintaan penjelasan itu dilayangkan sesuai Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi kepada Perusahaan Tercatat.

"Dapat kami sampaikan bahwa Bursa telah mengirimkan permintaan penjelasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi kepada kedua Perusahaan Tercatat tersebut," ujar Elsierra dalam keterangan tertulis di keterbukaan informasi, yang dikutip Jumat 9 Oktober 2026.


BEI juga mengingatkan pelaku pasar agar mencermati pengumuman bursa serta keterbukaan informasi yang disampaikan masing-masing emiten.

"Bursa meminta kepada seluruh pihak untuk selalu memperhatikan pengumuman Bursa dan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tegasnya.

Sebelumnya, JARR dan PGUN mengungkapkan adanya transaksi gadai saham pada akhir September 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI pada Rabu 7 Oktober 2026.

Transaksi gadai saham ini berlangsung di tengah rencana akuisisi Haji Isam terhadap saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low. 

Dalam perjanjian jual beli yang diperbarui, Haji Isam bahkan telah meningkatkan porsi saham BYAN yang akan diambil alih menjadi 30,25 pesen.

Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk Indra Irawan menjelaskan bahwa pemegang saham pengendali, PT Eshan Agro Sentosa, menggadaikan sebanyak 7.997.556.204 lembar saham.

Sementara itu, Direktur PT Pradiksi Gunatama Tbk Tamlikho mengungkapkan gadai saham dilakukan oleh tiga entitas, yakni PT Araya Agro Lestari sebanyak 2.205.667.896 lembar saham, PT Citra Agro Raya sebanyak 2.194.778.786 lembar saham, dan PT Baramega Citra Mulia Persada sebanyak 900.000.250 lembar saham.

Dengan demikian, total saham PGUN yang dijaminkan oleh ketiga entitas tersebut mencapai sekitar 5,29 miliar lembar.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen kedua emiten menyebut transaksi tersebut bertujuan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi perseroan.

"Tujuan Transaksi: Sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan," tulis manajemen.

Kedua manajemen juga menegaskan bahwa transaksi gadai saham tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian, dilusi kepemilikan saham, maupun perubahan jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Direksi masing-masing emiten memastikan transaksi dilakukan melalui prosedur yang wajar dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya