Berita

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: RMOL)

Bisnis

Bulog Perluas Distribusi Beras Lewat Kopdes Merah Putih

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perum Bulog memberikan dukungan penuh terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes dengan membuka akses pemesanan beras tanpa batas kuantum serta memberikan kelonggaran pembayaran hingga 30 hari.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, dukungan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang menginstruksikan seluruh BUMN mendukung penuh operasional KDKMP.

“Seperti yang kami sampaikan kemarin bahwa Bulog akan mendukung sepenuhnya kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih,” kata Ahmad Rizal saat jumpa pers di kantor Bulog, Jumat, 9 Oktober 2026.


Ia menjelaskan, kebijakan tersebut berbeda dengan mekanisme pemesanan beras oleh pengecer di pasar yang selama ini memiliki batasan kuantum. Sementara itu, KDKMP diberikan keleluasaan untuk memesan beras sesuai kebutuhan tanpa batasan kuantum.

“Untuk KDKMP kami dukung sepenuhnya dan Bulog memberikan keringanan, yaitu berupa kondisi pembayarannya 30 hari,” ujarnya.

Ahmad Rizal berharap, semakin banyak KDKMP yang beroperasi, semakin luas pula jaringan distribusi beras Bulog. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah memperoleh beras dengan harga terjangkau.

“Beras Bulog nanti akan berada di KDKMP semaksimal mungkin. Kami akan lebih senang kalau banyak KDKMP-nya, berarti tempat penjualan kami lebih banyak dan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat mengakses dan membeli beras dengan murah di KDKMP,” katanya.

Ia mengungkapkan, transaksi Bulog dengan KDKMP sejauh ini telah mencapai ratusan miliar rupiah. Bulog juga bersiap mendukung tambahan 100 KDKMP yang diperintahkan untuk segera dibuka dan mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya