Berita

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: RMOL)

Bisnis

Bulog Siapkan Cadangan Beras agar Bantuan Pangan Tetap Berjalan saat El Nino

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perum Bulog menyiapkan stok beras dalam jumlah besar sebagai langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino dan musim paceklik. Hingga Jumat, 9 Oktober 2026, stok beras Bulog tercatat mencapai 4,5 juta ton, dengan realisasi serapan beras sebesar 4,11 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, tingginya serapan beras tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan ketika produksi beras menghadapi tekanan akibat perubahan iklim.

“Ini adalah upaya kami sebagai langkah antisipasi karena di awal tahun lalu kami sudah mendapat informasi mau akan adanya El Nino,” kata Ahmad Rizal saat jumpa pers di kantor Bulog, Jumat, 9 Oktober 2026.


Ia menjelaskan, ketersediaan stok yang memadai diperlukan agar pemerintah tetap dapat menyalurkan bantuan pangan ketika El Nino dan musim paceklik berlangsung. 

Menurut Ahmad Rizal, penyaluran bantuan pangan pada 2026 direncanakan berlangsung selama delapan bulan, yakni Februari, Maret, Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember.

Ia juga mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar stok beras yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Beliau kemarin menyampaikan kalau masih ada stok serahkan kepada rakyat. Itu adalah berasnya rakyat, terutama masyarakat yang betul-betul masuk dalam desil 1 dan 4,” ujarnya.

Ahmad Rizal menegaskan, langkah antisipasi tersebut penting agar pemerintah tidak kesulitan memenuhi kebutuhan bantuan pangan saat produksi dalam negeri tertekan.

Ia mengingatkan, mengandalkan impor belum tentu menjadi solusi ketika negara-negara pemasok beras juga menghadapi El Nino dan musim paceklik.

“Coba kalau umpamanya Bulog tidak segera mengambil langkah-langkah antisipasi menyerap dengan banyak, di akhir tahun tidak memiliki stok banyak seperti sekarang, apakah Bulog bisa menyerahkan bantuan kepada masyarakat?” kata Ahmad Rizal.

Ia menambahkan, negara-negara seperti India, Vietnam, dan Thailand juga menghadapi tantangan iklim dan paceklik sehingga ketersediaan beras dari luar negeri tidak bisa sepenuhnya diandalkan.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya