Berita

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin (Foto: Kemenag)

Nusantara

Top 10 Kampus RI dengan Kualitas Riset Terbaik Versi THE WUR 2027

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berdasarkan pemeringkatan pilar Research Quality dari Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027, sebanyak empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sukses mengamankan tempat di jajaran 10 besar kampus dengan riset terbaik di Indonesia.

Pencapaian gemilang ini dipimpin oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menduduki peringkat pertama nasional, diikuti oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tempat kedua. Sementara itu, posisi kesembilan dan kesepuluh masing-masing diisi oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kabar baik ini disambut dengan apresiasi tinggi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin. Ia menilai prestasi tersebut sangat membanggakan sekaligus mencerminkan peningkatan kapasitas PTKIN dalam melahirkan riset-riset bermutu.


"Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi Kementerian Agama dan seluruh keluarga besar PTKIN," ujar Kamaruddin, dikuti di Jakarta, Jumat 9 Oktober 2026.

"Empat PTKIN yang telah menunjukkan capaian ini diharapkan tidak hanya mempertahankan prestasinya, tetapi juga dapat memberikan penguatan kepada PTKIN lainnya, khususnya dalam membangun ekosistem penelitian yang berkualitas," lanjutnya.

Nada bangga serupa juga disampaikan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Suyitno. Menurutnya, keberhasilan empat PTKIN menembus daftar elite tersebut membuktikan peran strategis perguruan tinggi keagamaan dalam memajukan ilmu pengetahuan dan riset di skala nasional.

“Capaian ini menunjukkan bahwa PTKIN tidak hanya berkembang dalam aspek pendidikan dan pengajaran, tetapi juga semakin kuat dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ungkap Suyitno.

Lebih lanjut, Suyitno menekankan bahwa pembangunan ekosistem riset yang solid menjadi prioritas utama dalam transformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam. Pihaknya terus memotivasi seluruh PTKIN untuk menggenjot mutu penelitian, memperbanyak publikasi ilmiah, memperluas kerja sama akademik, serta memastikan hasil riset mampu memberi solusi nyata bagi problem di tengah masyarakat.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas. Kita ingin riset PTKIN semakin relevan, memiliki dampak, dan mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan bangsa dan kemanusiaan,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag, Sahiron, mendorong agar seluruh sivitas akademika PTKIN konsisten merawat serta menumbuhkan budaya riset dan akademik. Ia berpendapat bahwa hasil ini membuktikan daya saing perguruan tinggi Islam di kancah global yang patut diperhitungkan.

“Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi. UIN Sunan Kalijaga bahkan menempati posisi pertama dalam daftar tersebut dengan skor 82,8. Tiga PTKIN lainnya juga masuk 10 besar nasional. Ini menunjukkan bahwa kualitas riset PTKIN semakin diperhitungkan,” ujar Sahiron.

Ia menambahkan, indikator Research Quality dalam pemeringkatan THE WUR mengukur berbagai elemen krusial, seperti tingkat pengaruh, keunggulan, serta dampak dari sebuah riset. Oleh karena itu, keberhasilan ini tidak sekadar berfokus pada kuantitas publikasi, melainkan pada bobot dan signifikansi kontribusi penelitian tersebut secara luas.

“Ke depan, kami akan terus mendorong PTKIN untuk memperkuat riset unggulan, meningkatkan kolaborasi nasional dan internasional, serta memastikan hasil penelitian memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Daftar Perolehan Skor 4 PTKIN di 10 Besar Nasional:

1. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta  - skor 82,8
2. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang - skor 60,2
3. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - skor 44,2
4. UIN Sunan Gunung Djati Bandung - skor 43,8.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya