Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bursa

Bursa Eropa Tertekan, Saham Bank Berguguran

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan di pasar obligasi dan lonjakan harga minyak kembali membayangi bursa Eropa. Investor khawatir kenaikan biaya energi akan mendorong inflasi lebih tinggi, sekaligus menghambat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, waktu setempat, indeks STOXX 600 yang mencakup saham-saham utama Eropa ditutup turun 0,8 persen, mencapai level terendah dalam hampir empat bulan. Indeks DAX Jerman juga melemah 1,18 persen ke 24.806,97, sedangkan FTSE 100 Inggris turun 0,16 persen ke 10.441,60.

Saham perbankan menjadi salah satu penekan utama setelah indeks sektor bank Eropa merosot 2 persen ke level terendah dalam lebih dari tiga bulan. Saham Deutsche Bank, Banco Santander, Societe Generale, dan UniCredit sama-sama melemah untuk hari kedua berturut-turut, seiring kenaikan imbal hasil obligasi di kawasan Euro.


Tekanan juga terlihat di Prancis. Indeks CAC 40 turun 0,5 persen ke level terendah dalam lebih dari enam bulan. Investor masih mencermati persoalan defisit anggaran negara tersebut yang telah melampaui 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Kekhawatiran pasar meningkat karena investor terus melepas obligasi pemerintah, terutama dari negara-negara dengan beban utang besar seperti Prancis dan Italia. Kenaikan imbal hasil obligasi membuat biaya pinjaman pemerintah berpotensi semakin mahal, sementara harga energi yang tinggi menambah risiko inflasi.

Di tengah pelemahan mayoritas sektor, saham energi justru menguat seiring kenaikan harga minyak lebih dari 3 persen. Kekhawatiran terhadap pasokan minyak dari kawasan utama penghasil energi di Timur Tengah mendorong minat terhadap saham sektor tersebut.

Dari saham individual, Argenx anjlok 15,8 persen setelah perusahaan biofarmasi asal Belanda itu menghentikan uji klinis obat untuk penyakit Sjögren karena hasil analisis menunjukkan penelitian tersebut kemungkinan tidak mencapai target utamanya. Pelemahan Argenx turut menekan sektor kesehatan Eropa yang turun 2,5 persen.

Sebaliknya, saham peritel Inggris Tesco naik 5,2 persen setelah perusahaan menaikkan batas bawah proyeksi laba setahun penuh. Sementara itu, para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) berupaya meredam spekulasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, dengan menilai tren inflasi yang mendasarinya masih menunjukkan kondisi lebih terkendali.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya