Berita

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Foto: RMOL)

Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Diperluas hingga Wilayah 3T Papua

KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Papua. Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Papua.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN Wilayah II Nurjaeni mengatakan, dari 13 SPPG tersebut, 10 berada di wilayah 3T dan tiga lainnya berada di wilayah non-3T.

"Untuk Provinsi Papua ada 13 SPPG yang resmi diluncurkan hari ini dan sebanyak 10 berada di wilayah 3T dan tiga lainnya di wilayah non-3T," kata Nurjaeni di Jayapura, Sabtu, 4 Oktober 2026.


Perluasan tersebut didukung Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Jayapura, dan Pemerintah Kota Jayapura. Di seluruh wilayah Papua Raya, sebanyak 36 dapur disiapkan untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Namun, perluasan layanan tersebut dibarengi dengan pengetatan pengawasan. BGN melakukan evaluasi terhadap sejumlah SPPG yang mengalami kendala operasional, termasuk menyusul kasus keracunan makanan.

Nurjaeni mengatakan, empat SPPG di Papua telah ditutup permanen karena dinilai tidak layak beroperasi. Sementara SPPG yang mengalami insiden serius akan ditutup sementara untuk menjalani evaluasi dan perbaikan.

"Sementara SPPG yang mengalami kejadian menonjol atau insiden serius akan ditutup sementara untuk dilakukan perbaikan dan baru dapat kembali beroperasi setelah dinyatakan layak oleh dinas kesehatan," ujarnya.

BGN bersama Pemprov Papua dan sejumlah instansi sebelumnya meresmikan salah satu SPPG di Kabupaten Jayapura pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Di sisi lain, dukungan terhadap keberlanjutan program MBG tercermin dalam survei nasional Indonesia Network Election Survey (INES) yang digelar pada 14-20 September 2026 terhadap 1.400 responden di 36 provinsi.

Direktur Eksekutif INES Andri Gunawan mengatakan, 78,2 persen responden menyatakan setuju program MBG dilanjutkan. Sebanyak 18,4 persen tidak setuju dan 3,4 persen tidak memberikan jawaban.

"Hal ini menunjukkan bahwa program MBG memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai lapisan dan peningkatan pendapatan masyarakat dan program ini terbukti mendapatkan dukungan yang kuat dari masyarakat," kata Andri dikutip Kamis, 8 Oktober 2026.

Survei yang sama mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 82,1 persen. Perluasan MBG ke Papua, khususnya wilayah 3T, menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pemenuhan gizi sekaligus memastikan standar kelayakan dan keamanan layanan tetap terpenuhi.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya