Berita

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto. (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Wamensesneg Tepis Isu Pergantian Kapolri Bagian dari Bersih-bersih ‘Geng Solo'

KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Jenderal Suyudi Ario Seto merupakan bagian dari skenario 'bersih-bersih' pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dibantah Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto. 

Bambang Eko menegaskan, pergantian Kapolri tidak berkaitan dengan upaya mempreteli atau melemahkan kelompok tertentu. Menurutnya, kondisi pemerintahan dan institusi tetap solid. Ia menyebut pergantian Kapolri merupakan bagian dari proses yang biasa.

"Enggak ada isu mempreteli-mepreteli enggak ada karena kita tetap solid, kok. Tidak ada kaitannya dengan dengan hal mempreteli. Itu itu pergantian biasa saja sebenarnya,” kata Bambang Eko kepada wartawan di Komplek, Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.


Belakangan, pergantian pucuk tertinggi Polri memunculkan spekulasi bahwa Presiden Prabowo Subianto mulai menghilangkan pengaruh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Riset IndoStrategi Research Intelligence, Ali Noer Zaman, bahkan membaca pergantian tersebut sebagai indikasi dimulainya proses yang ia sebut sebagai "bersih-bersih geng Solo".

"Pergantian Kapolri merupakan indikasi dimulainya secara perlahan bersih bersih geng Solo. Hal itu dilakukan dengan memberi kewenangan yang lebih kecil pada Sigit Sulistyo. Ia diganti oleh Suyudi Ario Seto yang memiliki kedekatan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad,” ungkap Ali kepada wartawan, Jumat, 2 Oktober 2026.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya