Berita

Ilustrasi mata uang Rupiah. (Foto: RMOL/Alifia)

Finansial

Rupiah Perkasa ke Rp17.879 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Ini

KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah kembali menguat terhadap Dolar AS pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak ke level Rp17.879 per Dolar AS, menguat 8 poin atau 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan tersebut dipicu cadangan devisa RI yang berada di posisi 146,3 miliar Dolar AS atau setara Rp2.615 triliun hingga akhir September 2026.


Posisi cadangan devisa itu masih aman untuk membiayai 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor serta pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Sementara dari sisi eksternal Rupiah dipengaruhi konflik geopolitik yang masih memanas di Timur Tengah.

"Hubungan Amerika Serikat dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump soal permasalahan kosongnya pemimpin Iran," kata Ibrahim dalam risetnya.

"Para pemimpin mereka sudah tidak ada, jajaran pemimpin lapis kedua mereka juga sudah tidak ada, dan masalah terbesarnya adalah tidak ada yang tahu siapa sebenarnya yang menjalankan negara itu," kata Trump.

Di samping itu, laporan media mengindikasikan bahwa Israel sedang mempersiapkan potensi serangan terhadap Iran baik melalui koordinasi dengan AS maupun secara mandiri.

"Ini meningkatkan risiko eskalasi ketegangan lebih lanjut di Timur Tengah," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya