Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bursa

Bursa Asia Kompak Merah Pagi Ini

KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 08:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia kembali menghadapi tekanan setelah sentimen negatif dari Wall Street merembet ke pasar regional. Investor masih mencermati arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat di tengah tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Pada pembukaan perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,01 persen ke 69.323,35, sementara Topix melemah 0,8 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,60 persen menjadi 6.764,31 dan Kosdaq merosot 0,9 persen.


Tekanan juga terlihat di Australia. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,43 persen ke 8.690,30. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong dan Nifty 50 India masih berada dalam perdagangan jeda.

Di China, indeks Shanghai bergerak nyaris datar di sekitar level 3.842,109. Pergerakan bursa Asia secara umum menunjukkan investor masih cenderung berhati-hati setelah pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah.

Sentimen pasar turut dipengaruhi kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi tersebut membuat aset berisiko, termasuk saham, menjadi kurang menarik bagi investor.

Risalah pertemuan Federal Reserve juga menjadi perhatian pasar. Dokumen tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara para pejabat The Fed mengenai kebijakan suku bunga, termasuk kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya