Berita

Baznas memaparkan strategi penguatan digital fundraising dalam penjurian Indonesia Digital Marketing Champions 2026. (Foto: Dok. Baznas)

Sosial

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Penjurian Indonesia Digital Marketing Champions 2026
KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 06:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat ekosistem digital fundraising dengan mengintegrasikan kanal digital, data, komunitas, teknologi, dan pengalaman muzaki. Strategi tersebut dipaparkan dalam penjurian Indonesia Digital Marketing Champions 2026 yang diselenggarakan Majalah SWA dan Business Digest.

Dalam ajang tersebut, Baznas memaparkan transformasi digital fundraising melalui pengembangan ekosistem digital yang mengintegrasikan kanal, data, komunitas, teknologi, dan pengalaman muzaki.

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas, Rizaludin Kurniawan mengatakan, transformasi digital menjadi bagian penting dalam penguatan pengelolaan zakat nasional. Menurutnya, perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Baznas. 


“Digitalisasi bukan hanya soal mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga upaya memperkuat tata kelola agar pengelolaan zakat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” kata Rizaludin, dikutip Kamis 8 Oktober 2026.

Ia menambahkan, pengalaman masyarakat dalam berinteraksi dengan layanan Baznas menjadi perhatian penting dalam pengembangan strategi digital. Karena itu, Baznas terus melakukan penyempurnaan sistem dan layanan berbasis teknologi agar masyarakat memperoleh kemudahan, kenyamanan, serta keamanan dalam menunaikan ZIS.

“Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam pengelolaan zakat. Karena itu, inovasi digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan dan tata kelola yang profesional,” kata Rizaludin.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengumpulan Digital Baznas, Fahrudin menjelaskan bahwa strategi digital fundraising Baznas diarahkan untuk menjawab sejumlah tantangan, mulai dari perjalanan muzaki yang masih tersebar di berbagai kanal, kesenjangan antara data dan aksi, tantangan konversi dan retensi, hingga keterbatasan jangkauan kanal yang dimiliki sendiri.

“Tantangan kami bukan sekadar bagaimana menambah kanal digital, tetapi bagaimana mengubah berbagai kanal tersebut menjadi sebuah ekosistem yang saling terhubung dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi muzaki,” kata Fahrudin.

Menurut Fahrudin, strategi tersebut diterjemahkan melalui empat arah utama, yaitu Scale the Reach, Scale the Participation, Scale the Conversion, dan Scale the Experience.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya