Berita

Jaksa Agung ST Burhanudin, Presiden Prabowo Subianto, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

6,2 Juta Hektare Hutan yang Diselamatkan Satgas PKH Bernilai Rp400 Triliun

RABU, 07 OKTOBER 2026 | 10:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyelamatkan lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan dengan nilai kekayaan yang mencapai hampir Rp400 triliun.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. 

Menurutnya, penyelamatan kawasan hutan tersebut menjadi bagian penting dalam mengamankan kekayaan negara agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.


“Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan telah menyelamatkan 6,2 juta hektare lebih, 6,2 juta hektare lebih. Kalau tidak kalian selamatkan ini hangus, ini kekayaannya hilang 6 juta ini nilainya dihitung hampir Rp400 triliun. 6,2 juta ini hampir Rp400 triliun,” ujar Prabowo.

Presiden menilai kekayaan negara dengan nilai hampir Rp400 triliun tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat apabila dikelola secara optimal. 

Menurutnya, aset tersebut dapat mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga pembangunan rumah serta perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

“Rp400 triliun kita hilangkan kemiskinan, Rp400 triliun berapa ribu rumah untuk rakyat, berapa ribu sekolah bisa kita perbaiki,” ungkapnya.

Prabowo menyebut kerja Satgas PKH selama dua tahun turut berkontribusi mengembalikan aset negara senilai Rp52 triliun dan meminta personel berprestasi diberikan penghargaan serta promosi.

“Saya ingin yang berprestasi harus segera naik pangkat, harus diberi promosi, harus diberi bintang kehormatan. Itulah cara bernegara. Yang maling, kejar, tangkap. Yang baik, ya, dipromosikan,” tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya