Berita

Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert. (Foto: Istimewa)

Politik

BEM Kristiani:

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Menjamin Hak dan Masa Depan Pekerja

RABU, 07 OKTOBER 2026 | 06:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengesahan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan langkah penting dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan buruh.

Demikian dikatakan Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert, dikutip Rabu 7 Oktober 2026.

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR dalam Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Selasa 6 Oktober 2026.


"Ini merupakan langkah penting karena memberikan harapan dan kepastian bahwa ketika kami menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja, negara hadir untuk memastikan hak-hak pekerja mendapatkan perlindungan melalui instrumen hukum,” kata Charles.

Charles menilai, mahasiswa sebagai generasi yang nantinya akan memasuki dunia kerja memiliki kepentingan langsung terhadap hadirnya regulasi ketenagakerjaan yang memberikan kepastian, keadilan, dan perlindungan.

“Kami ingin bekerja, berkarya, dan membangun bangsa dengan keyakinan bahwa hak-hak kami sebagai pekerja akan mendapatkan perlindungan negara,” kata Charles.

Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026 merupakan tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. DPR menyetujui RUU tersebut dalam rapat paripurna setelah pembahasan bersama pemerintah dan Komisi IX DPR.

Charles juga menyampaikan bahwa mahasiswa dan generasi muda perlu mengambil peran sebagai bagian dari masyarakat sipil yang ikut mengawal pelaksanaan kebijakan pemerintah secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.

“Kami akan terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan pembangunan nasional sampai akhir periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," kata Charles.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya