Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Pasca-Putusan MK: Gibran Tetap Wapres tapi Bohong

RABU, 07 OKTOBER 2026 | 02:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rakyat Indonesia berhak kecewa gara-gara Wapres Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah kelulusan setara SMA.

"Artinya Gibran telah melakukan manipulasi dokumen pendaftaran sebagai Cawapres 2024-2029," kata pemerhati sosial politik Adian Radiatus kepada RMOL, Rabu 7 Oktober 2026.

Dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), kata Adian, saat ini rakyat Indonesia, termasuk Kabinet Merah Putih dan Presiden Prabowo Subianto, secara terang benderang secara sadar mengetahui bahwa Gibran tidak memiliki ijazah SMA.


"Gibran sudah berbohong, menipu, tidak jujur sehingga bagaimana mungkin patut dihormati," kata Adian.

Jadi persoalan paling substansi yang membuka mata publik adalah Gibran terbukti tidak memiliki ijazah SMA atau setara yang seharusnya disertakan atau menjadi lampiran dokumen sah yang tidak terpisahkan saat mendaftar di KPU Pusat.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan dokumen yang menunjukkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma sebagai bukti tamat pendidikan di luar negeri yang setara dengan pendidikan tingkat SMA.

Pernyataan itu disampaikan Hakim MK Arsul Sani saat membacakan pertimbangan hakim dalam sidang pada Selasa malam, 6 Oktober 2026 dengan agenda putusan perkara syarat ijazah Gibran sebagai cawapres di Pilpres 2024.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya