Berita

Ilustrasi Siapa Israel Houghton (Sumber: Instagram @israelhoughton)

Entertainment

Siapa Israel Houghton? Penyanyi Gospel AS yang Tak Mendapat Izin di Jakarta

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 19:46 WIB | OLEH: TIFANI

Siapa Israel Houghton ramai dicari setelah pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan memberikan izin masuk kepada penyanyi gospel asal Amerika Serikat tersebut. Houghton sebelumnya dijadwalkan tampil bersama grup musiknya, Israel & New Breed, dalam konser ’Til The Whole World Knows Tour 2026 di Jakarta pada 24 Oktober 2026.

Keputusan tersebut membuat rencana konser Israel Houghton di Jakarta batal digelar. Sosok Houghton pun kembali menjadi perhatian, termasuk mengenai profil, perjalanan karier, penghargaan, hingga kontroversi terkait sikapnya terhadap Israel.

Lantas, siapa Israel Houghton, penyanyi gospel yang konsernya tidak mendapatkan izin pemerintah Indonesia?


Siapa Israel Houghton?

Israel Houghton merupakan penyanyi, penulis lagu, produser, sekaligus worship leader atau pemimpin pujian dalam musik Kristen kontemporer. Ia juga dikenal sebagai sosok di balik kelompok musik Israel & New Breed, yang telah berkiprah di industri musik gospel sejak akhir 1990-an.

Houghton mulai aktif bermusik pada 1997 dan kemudian membangun karier sebagai salah satu nama yang dikenal dalam musik gospel dan contemporary Christian music di Amerika Serikat. Kecintaannya terhadap musik ibadah sudah muncul sejak usia muda. 

Dalam sebuah wawancara, Houghton pernah menceritakan bahwa ketika berusia 19 tahun, ia bermain drum untuk sebuah grup musik gereja. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan musiknya hingga kemudian berkembang menjadi karier profesional sebagai penyanyi, pencipta lagu, produser, dan worship leader.

Karier Israel Houghton dan Israel & New Breed

Karier Israel Houghton tidak hanya berkembang melalui penampilan solo. Namanya juga lekat dengan Israel & New Breed, kelompok musik yang memadukan unsur gospel, contemporary Christian music, worship, dan sejumlah pengaruh musik lainnya.

Bersama Israel & New Breed, Houghton menghasilkan sejumlah karya yang membuat namanya dikenal di kalangan penikmat musik gospel internasional. Kariernya juga mendapatkan pengakuan dari industri musik Amerika Serikat melalui berbagai penghargaan dan nominasi Grammy Awards.

Berdasarkan catatan laman resmi Grammy, Israel Houghton telah mendapatkan 19 nominasi Grammy Awards dan memenangkan delapan penghargaan sepanjang periode 2010 hingga 2026. Penghargaan terbarunya diraih pada Grammy Awards 2026 melalui kategori Best Contemporary Christian Music Album untuk album Coritos Vol. 1.

Pencapaian tersebut menjadikan Israel Houghton sebagai salah satu musisi gospel yang memiliki rekam jejak panjang di industri musik Kristen kontemporer Amerika Serikat.

Kehidupan Pribadi Israel Houghton

Selain karier musik, kehidupan pribadi Israel Houghton juga pernah menjadi perhatian publik, terutama setelah hubungannya dengan penyanyi dan presenter televisi Amerika Serikat, Adrienne Bailon. Keduanya diketahui berawal dari hubungan pertemanan sebelum kemudian berpacaran pada 2016. 

Houghton dan Bailon bertunangan di Paris pada tahun yang sama dan menikah di kota tersebut pada 2019. Israel Houghton memiliki lima anak. 

Empat anak berasal dari pernikahan sebelumnya, sementara satu anak merupakan buah pernikahannya dengan Adrienne Bailon. Nama Israel Houghton juga pernah menjadi sorotan karena pernyataannya mengenai Israel.

Pada 8 Oktober 2023, sehari setelah serangan 7 Oktober, Houghton mengunggah pernyataan melalui Instagram yang berisi doa untuk perdamaian Yerusalem sekaligus menyatakan dukungannya terhadap Israel. Unggahan tersebut juga disertai emoji bendera Israel dan simbol hati berwarna biru.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian dari sorotan kelompok advokasi Reverse Canary Mission. Dalam profil mengenai Houghton, kelompok tersebut mengaitkan sikap sang musisi terhadap Israel dengan apa yang mereka gambarkan sebagai dukungan terhadap narasi Zionis.

Reverse Canary Mission juga menyoroti hubungan Houghton dengan lingkungan evangelical yang menurut kelompok tersebut memiliki kedekatan dengan Christian Zionism. Dalam profil yang sama, kelompok tersebut mencatat perjalanan Houghton ke Yerusalem pada Maret 2017.

Dalam perjalanan itu, Houghton disebut membagikan sejumlah pengalaman positif selama berada di Yerusalem, termasuk menggunakan ucapan “Shabbat Shalom” dan menceritakan kunjungannya ke rumah seorang rabi bersama kelompok yang disebutnya sebagai “Jerusalem Crew”

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya