Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan Rp52 Triliun dalam Dua Tahun

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kerja keras Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai telah memberikan hasil nyata dalam upaya menyelamatkan kekayaan negara.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Prabowo mengatakan, kegiatan serupa telah digelar sebanyak delapan kali. Total uang tunai yang berhasil diselamatkan dan diserahkan kepada negara mencapai sekitar Rp52 triliun dalam kurun waktu dua tahun.


“Acara seperti ini sudah yang ke-8 kali, dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih sudah 52 triliun. 52 triliun, ini sekitar 3 miliar dolar yang kita selamatkan dalam 2 tahun,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama 12 institusi yang tergabung dalam Satgas PKH. 

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mengamankan kekayaan negara.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan ini. Saya mengerti dan saya paham bahwa tantangan yang Saudara hadapi tidak ringan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan bahwa upaya menertibkan kekayaan negara dan memberantas korupsi menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang menikmati praktik pencurian dan perampokan kekayaan negara. 

Menurutnya, pemerintah harus tetap teguh menjalankan langkah yang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Percayalah, kebenaran akan menang. Percayalah, kita di atas jalan yang benar. Kita tidak ragu-ragu,” tegas Prabowo.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya