Berita

Kejaksaan Agung ST Burhanudin menyerahkan uang hasil sitaan negara Rp13,2 triliun kepada Menkeu Suahasil Nazara (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Menkeu Suahasil Terima Uang Hasil Sitaan Negara Rp13,2 Triliun

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 16:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menerima penyerahan uang hasil sitaan negara yang dikumpulkan Kejaksaan Agung dengan total mencapai Rp13,2 triliun.

Penyerahan tersebut berlangsung di depan Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Selasa sore, 6 Oktober 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara simbolis menyerahkan papan bertuliskan nominal uang sitaan kepada Menteri Keuangan, tepat di depan tumpukan uang pecahan Rp100 ribu yang dipajang di lokasi acara.


Prosesi penyerahan tersebut juga disaksikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Total Rp13,2 triliun tersebut berasal dari tiga sumber penerimaan negara. Yakni penagihan denda administratif bidang kehutanan sebesar Rp3,475 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kejaksaan dari penanganan perkara tindak pidana khusus sebesar Rp1,535 triliun, serta penerimaan pajak dari wajib pajak sebagai tindak lanjut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sebesar Rp8,229 triliun.

Selain penyerahan uang, Jaksa Agung turut menyerahkan kawasan hutan tahap VIII seluas 259.230,73 hektare yang telah diamankan Satgas PKH. 

Dari total kawasan tersebut, lahan seluas 140.762,02 hektare diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk dikelola oleh Agrinas Palma Nusantara. 

Selanjutnya, lahan seluas 118.256,74 hektare diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk dilakukan reforestasi.

Sementara itu, kawasan seluas 211,95 hektare juga diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk ditindaklanjuti sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya