Berita

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Adisatrya Suryo Sulisto . (Foto: Istimewa)

Parlemen

Harga Saham Adhi Karya-PP Diprediksi Naik, tapi Jangan hanya karena Sentimen Merger

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Adisatrya Suryo Sulisto, menilai rencana merger PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) berpotensi memberikan sentimen positif terhadap investor.

Namun, ia mengingatkan potensi kenaikan harga saham akibat sentimen merger belum tentu bertahan dalam jangka panjang apabila tidak disertai perbaikan fundamental perusahaan.

“Langkah merger ini dapat membawa sentimen positif bagi para investor. Namun, tanpa adanya restrukturisasi keuangan, pembagian core competencies yang jelas serta langkah perbaikan fundamental lainnya, kenaikan saham hanya bersifat jangka pendek dan tidak sustain,” ujar Adisatrya kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Selasa, 6 Oktober 2026.


Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, harga saham dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga dampak merger terhadap pergerakan saham tidak dapat dilihat secara sederhana.

Ia mengatakan investor masih akan menunggu langkah konkret pemerintah dan Danantara setelah proses merger, khususnya terkait restrukturisasi keuangan dan peningkatan kinerja perusahaan.

Adisatrya juga meyakini, sektor konstruksi BUMN masih menghadapi tantangan dari sisi persepsi investor. Hal tersebut berkaitan dengan kinerja sejumlah BUMN Karya yang selama ini belum memberikan kepercayaan optimal kepada pasar.

“Apalagi sektor ini masih terasosiasi dengan kinerja BUMN Karya yang persepsi bagi investornya kurang baik,” tuturnya.

Karena itu, ia memprediksi sentimen positif yang muncul setelah pengumuman merger perlu diikuti dengan perbaikan fundamental yang nyata dan berkelanjutan.

“Investor perlu menunggu langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan setelah merger sebelum dapat menilai prospek jangka panjang perusahaan hasil penggabungan,” katanya.

Di samping itu, Adisatrya juga mengingatkan agar merger Adhi Karya dan PP tidak hanya menghasilkan perusahaan dengan ukuran lebih besar. Menurutnya, entitas baru harus memiliki struktur keuangan yang sehat, fokus bisnis yang jelas, serta mampu menghindari persaingan tidak sehat dengan BUMN Karya lainnya.

“Dengan demikian, keberhasilan merger tidak semata-mata diukur dari terlaksananya penggabungan dua perusahaan, tetapi juga dari kemampuan entitas hasil merger dalam memperbaiki kinerja dan menciptakan nilai bagi pemegang saham,” tambahnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya