Berita

BNI perkuat layanan digital untuk nasabah Emerald dan Private. (Foto: Dok. BNI)

Finansial

BNI Tawarkan SBR015 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 13:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi pada Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI.

Kali ini, nasabah dapat berinvestasi pada Savings Bond Ritel seri SBR015 sekaligus berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp15 juta untuk pembelian menggunakan sumber dana fresh fund.

SBR015 merupakan SBN Ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dengan skema imbal hasil mengambang dengan batas minimum (floating with floor). Dengan skema tersebut, tingkat imbal hasil dapat menyesuaikan perkembangan suku bunga acuan, namun tidak lebih rendah dari tingkat minimum yang telah ditetapkan.


SBR015 tersedia dalam dua pilihan tenor. SBR015T2 memiliki tenor dua tahun dengan tingkat imbal hasil minimum 6,75 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2028. Sementara itu, SBR015T4 memiliki tenor empat tahun dengan tingkat imbal hasil minimum 6,85 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2030.

SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana mengatakan, akses investasi melalui wondr by BNI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen investasi sesuai kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing.

"Melalui wondr by BNI, kami ingin memberikan akses investasi yang semakin mudah dan praktis bagi masyarakat. Kehadiran SBR015 juga menjadi kesempatan bagi nasabah untuk membangun portofolio melalui instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah," ujar Steven dalam keterangan tertulis.

Sebagai instrumen yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia, SBR015 dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin memperoleh pendapatan berkala sekaligus berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional.

Selama masa penawaran, nasabah yang berinvestasi pada SBR015 melalui wondr by BNI menggunakan sumber dana fresh fund berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp15 juta, sesuai dengan nilai pembelian serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

Program cashback terbagi dalam periode Early Bird pada 28 September-9 Oktober 2026 dan Non-Early Bird pada 10-22 Oktober 2026.

Menurut Steven, kemudahan akses melalui kanal digital menjadi bagian dari upaya BNI memperluas literasi sekaligus partisipasi masyarakat dalam berbagai instrumen investasi.

"Kami berharap kemudahan melalui wondr by BNI dapat membantu masyarakat mengambil langkah investasi secara lebih terencana sesuai profil risiko, kebutuhan, dan tujuan finansial masing-masing," kata Steven.

Untuk melakukan investasi, nasabah dapat mengakses fitur investasi pada aplikasi wondr by BNI, memilih SBR015 selama masa penawaran, menentukan seri dan nominal pembelian, kemudian menyelesaikan proses pemesanan melalui aplikasi.

Kehadiran SBR015 di wondr by BNI menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi secara digital. Sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI akan terus mengembangkan layanan keuangan yang mendorong inklusi, memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya