Berita

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno (Foto: Kemlu RI)

Bisnis

INA-LAC Business Mission 2026 Catat Transaksi Rp5,8 Triliun

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 11:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia terus memperluas hubungan perdagangan dan investasi dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar) melalui penyelenggaraan INA-LAC Business Mission 2026 di Santiago, Cili, pada 1-2 Oktober 2026.

Kegiatan yang merupakan flagship program Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI tersebut mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan investor dari Indonesia dengan mitra bisnis di kawasan Amlatkar. 

Tahun ini, sebanyak 26 perusahaan unggulan Indonesia turut ambil bagian dalam misi bisnis tersebut.


Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Selasa, 6 Oktober 2026, INA-LAC Business Mission 2026 sukses menghasilkan potensi transaksi senilai 344,08 juta dolar AS dan transaksi konkret sebesar 328,98 juta dolar AS. 

Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp17.700 per dolar AS, nilai transaksi konkret tersebut mencapai sekitar Rp5,8 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan INA-LAC Business Mission 2025 di São Paulo, Brasil, yang mencatat potensi transaksi sebesar 284 juta dolar AS dan transaksi konkret 297 juta dolar AS. 

Tahun ini, transaksi konkret meningkat 10,8 persen, sementara potensi transaksi tumbuh 21,2 persen.

Dalam pidato pembukaannya, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno menekankan relevansi tema INA-LAC 2026, “Bridging Continents, Unlocking Opportunities”, di tengah dinamika geopolitik global dan dampaknya terhadap ketahanan energi serta pangan dunia. 

Menurutnya, penyelenggaraan di Cili menegaskan pentingnya memilih konektivitas daripada fragmentasi dengan memperkuat hubungan perdagangan dan investasi Indonesia-Amlatkar.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie mengusulkan sejumlah inisiatif produksi bersama (co-production) strategis di sektor energi dan pertambangan. 

KADIN Indonesia juga berkomitmen mengidentifikasi mitra industri di Indonesia dan memfasilitasi negosiasi langsung dengan pelaku usaha di kawasan Amlatkar.

Salah satu agenda utama INA-LAC 2026 adalah Mining and Energy Forum yang membahas peluang investasi, teknologi, penelitian dan pengembangan, serta mobilitas talenta. 

Forum tersebut dinilai relevan karena Cili dan sejumlah negara Amerika Latin merupakan pemasok utama tembaga dan litium dunia, sementara Indonesia tengah mempercepat hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya