Berita

Logo BMKG. (Foto: Ilustrasi RMOL)

Nusantara

Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob Imbauan Terbaru BMKG

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 10:04 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

RMOL. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis prakiraan cuaca nasional yang disertai imbauan penting bagi masyarakat luas, sektor transportasi udara, serta jalur pelayaran maritim.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul terdeteksinya potensi gelombang laut tinggi dan banjir rob di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pemaparan informasi cuaca di Jakarta, Prakirawan BMKG Bintari menjelaskan bahwa pola perlambatan dan pertemuan angin saat ini memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah kawasan. Bintari menyampaikan pernyataan penting mengenai kondisi atmosfer tersebut.


"Pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata Bintari mengutip Antara.

Tak hanya sektor penerbangan, para nelayan dan operator jasa transportasi laut juga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gelombang ekstrem.

BMKG mencatat potensi gelombang tinggi yang mencapai kisaran 2,5 hingga 4 meter berisiko terjadi di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat (NTT).

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujar Bintari.

Selain ancaman di wilayah pesisir dan perairan, kondisi cuaca di berbagai wilayah daratan nusantara terpantau bervariasi.

Sejumlah daerah seperti Pekanbaru berpotensi mengalami hujan petir, sementara wilayah seperti Bandar Lampung dan Palangka Raya turut diwarnai kondisi kabut atau potensi asap akibat cuaca kering.

Di tengah dinamika cuaca ini, BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sembari terus memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya