Berita

Anggota Wantimpres Rocky Gerung (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Posisi di Wantimpres Ujian Bagi Karakter Rocky Gerung

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rocky Gerung resmi bergabung ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Rocky dilantik bersama 25 anggota Wantimpres lainnya di Istana Negara pada 2 Oktober 2026. 

Bagi pengamat hukum dan politik Muhammad Gumarang, bergabung ke dalam pemerintahan adalah ujian tersendiri bagi Rocky Gerung. 

Kata Gumarang, selama ini radical break menjadi karakter politik Rocky untuk membangun daya tarik publik sekaligus nilai tawar terhadap penguasa.


Gumarang mengatakan posisi Rocky kini berbeda dengan ketika dirinya berada di luar pemerintahan sebagai pengamat. Sebagai anggota Wantimpres, Rocky bekerja dalam sebuah kelembagaan dan memiliki tugas memberikan pertimbangan kepada presiden.

“Kalau Rocky Gerung sudah menjadi bagian dari pemerintahan sebagai anggota Wantimpres, tentu dia tidak bisa semau gue seperti ketika berada di luar pemerintahan. Dia terikat aturan organisasi dan bekerja secara kolektif kolegial,” ujar Gumarang kepada wartawan, Senin 5 Oktober 2026.

Ia menilai perbedaan posisi tersebut membuat ruang gerak Rocky sebagai pengkritik menjadi lebih terbatas. Ketika masih berada di luar pemerintahan, Rocky dapat menyampaikan kritik sebagai individu tanpa terikat struktur kelembagaan, sedangkan sebagai anggota Wantimpres ia memiliki tanggung jawab jabatan dan menerima fasilitas dari negara.

Gumarang menekankan, posisi Rocky di dalam Wantimpres akan menguji konsistensinya dengan berbagai pandangan yang selama ini ia sampaikan ketika berada di luar pemerintahan. 

Sambungnya, Rocky sendiri setelah pelantikan menyatakan bahwa dirinya hanya berpindah dari luar ke dalam pemerintahan dan tetap mempertahankan pandangan radical break. 

“Rocky Gerung mungkin menyadari bahwa dia tidak akan bisa melakukan radical break seperti ketika menjadi pengamat,” pungkas Gumarang.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya