Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Reshuffle Jadi Cara Prabowo Agar Parpol Tegak Lurus

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 15:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk ketujuh kalinya dipandang pengamat politik Adi Prayitno membawa pesan strategis.

Menurut Adi, perombakan kabinet kali ini tidak sekadar berkaitan dengan evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi bagian dari konsolidasi politik pemerintahan Prabowo.

“Reshuffle kali ini bagian dari konsolidasi. Saya lihat partai politik yang cukup tegak lurus, selalu bersama Prabowo Subianto, portofolionya semakin meningkat,” ujar Adi, Senin, 5 Oktober 2026.


Di sisi lain, Adi melihat perombakan kabinet tersebut menjadi tanda bahwa hubungan politik pemerintah saat ini dengan kubu Solo yang diasosiasikan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo mulai merenggang.

Adi menilai frekuensi reshuffle yang dilakukan pemerintahan Prabowo menunjukkan bahwa evaluasi terhadap para pembantu Presiden tidak dilakukan secara berkala dalam hitungan tahunan.

“Reshuffle dilakukan sering dan tanpa henti. Evaluasinya bukan tahunan, tapi day to day,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adi berharap menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo yang genap pada 20 Oktober mendatang, kembali dilakukan evaluasi terhadap jajaran menteri.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu berharap menteri yang dinilai kontroversial, termasuk yang terseret isu suap, menjadi bagian dari evaluasi tersebut.

“Semoga jelang 20 Oktober, genap dua tahun memerintah, akan dilakukan reshuffle menteri yang dinilai kontroversial, termasuk yang terlibat isu suap,” tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya