Berita

Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: YouTube Setpres)

Energi

Bahlil Sebaiknya Jangan Rangkap Jabatan Menko dan Menteri ESDM

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Rangkap jabatan Menteri ESDM dan Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi yang saat ini masih diemban Bahlil Lahadalia dinilai harus segera dipisah.

Bahlil menduduki posisi Menteri ESDM dalam Kabinet Merah Putih dan dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.

Terbaru, Prabowo melantik Bahlil sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada 1 Oktober 2026. 


Dengan demikian, Bahlil kini memegang dua posisi sekaligus, yakni Menko Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri ESDM. 

Rangkap jabatan tersebut mendapat sorotan dari Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal. Ia menilai rangkap jabatan tersebut tidak semestinya dipertahankan dalam jangka panjang.

“Yang perlu jadi concern di sini adalah jabatan rangkap antar kemenko dengan menterinya. Nah ini kan semestinya tidak boleh terjadi jabatan rangkap itu,” kata Faisal kepada RMOL di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut dia, pembentukan Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi cukup masuk akal karena agenda hilirisasi memiliki cakupan lintas sektor dan membutuhkan koordinasi antarkementerian serta lembaga.

Namun, efektivitas struktur tersebut tetap bergantung pada kemampuan kementerian koordinator dalam mengoordinasikan kementerian teknis di bawahnya.

“Jadi seseorang itu menjabat satu jabatan saja gitu mestinya. Tidak boleh rangkap,” tegasnya.

Faisal mengatakan Presiden perlu segera menentukan figur yang akan memimpin masing-masing kementerian tersebut agar posisi Menteri ESDM dan Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi tidak lagi dipegang oleh orang yang sama.

“Nah ini yang harus segera saya pikir ini Presiden perlu nanti ke depan untuk memutuskan siapa nanti yang harus menjadi Menteri ESDM, dan siapa yang menjadi Menteri Kemenko Hilirisasi yang sebenarnya. Bukan orang yang sama mestinya,” pungkas Faisal.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya