Berita

Ilustrasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Oktober 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Oktober 2026, Wilayah Ini Masuk Status Awas

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 13:48 WIB | OLEH: TIFANI

BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan Oktober 2026 untuk sejumlah wilayah di Indonesia. Dalam pemantauan terbaru, sejumlah daerah masuk kategori status awas kekeringan, sementara wilayah lainnya berada pada status siaga dan waspada.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di daerah yang masih mengalami musim kemarau. Kekeringan meteorologis dapat berdampak pada ketersediaan air hingga sektor pertanian jika berlangsung dalam waktu yang cukup panjang.

Lantas, wilayah mana saja yang masuk status awas, siaga, dan waspada kekeringan Oktober 2026? Berikut rincian wilayah berdasarkan pemantauan BMKG.


Wilayah Berstatus Awas Kekeringan

Sejumlah wilayah di Indonesia masuk kategori awas kekeringan pada Oktober 2026. Status ini tersebar di beberapa provinsi, mulai dari Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Bahkan, seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam kategori awas. Berikut daftar wilayah yang tercatat dalam status awas kekeringan: Wilayah Berstatus Siaga

Selain status awas, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah yang masuk kategori siaga kekeringan. Wilayah tersebut antara lain berada di Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, serta sejumlah wilayah di Sulawesi.

Wilayah Berstatus Waspada

Sementara itu, kategori waspada kekeringan tercatat di beberapa wilayah Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Barat, Papua Selatan, dan Sulawesi Tengah.

BMKG juga mencatat sekitar 78 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau. Masyarakat di wilayah yang masih berada dalam periode kemarau diimbau menghemat air dan menggunakannya secara bijak.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan, serta terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi InfoBMKG.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya