Berita

Kepala Badan Reform Agraria Nasional, Komjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: YouTube Setpres)

Politik

BRAN Harus Tuntaskan Konflik Agraria

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dilantiknya Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) oleh Presiden Prabowo Subianto disambut baik Anggota Komisi IV sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI, Slamet.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap momentum ini menjadi awal percepatan penyelesaian konflik agraria dan pemulihan hak masyarakat atas tanah.

“Pelantikan Kepala BRAN membawa harapan baru bagi masyarakat yang bertahun-tahun menunggu keadilan. Kami mendukung langkah Presiden memperkuat kelembagaan reforma agraria. Amanah ini perlu segera diwujudkan melalui langkah kerja yang jelas dan hasil yang dirasakan rakyat,” ujar Slamet, Senin, 5 Oktober 2026.


Menurutnya, pekerjaan yang menanti BRAN sangat besar. Catatan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menunjukkan, sepanjang 2025 terjadi 341 konflik agraria di lahan sekitar 914.574 hektare yang berdampak terhadap 123.612 keluarga. Kondisi tersebut menuntut penanganan yang cepat, adil, dan menyentuh akar persoalan.

Slamet mengingatkan pembentukan badan baru harus mampu mengatasi hambatan koordinasi, tumpang tindih penguasaan lahan, serta lambannya tindak lanjut pengaduan masyarakat. Pemerintah perlu memastikan kejelasan kewenangan BRAN dan pembagian tugasnya dengan ATR/BPN, kementerian sektoral, serta pemerintah daerah.

“Jangan sampai masyarakat kembali menghadapi birokrasi yang berbelit. Kehadiran BRAN harus memudahkan warga mencari keadilan dan memastikan penyelesaian yang disepakati benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Ia mendorong Kepala BRAN segera menyusun peta jalan, daftar kasus prioritas, dan target penyelesaian yang terbuka untuk dipantau publik. Konflik berkepanjangan yang mengancam keselamatan warga dan menghilangkan sumber penghidupan perlu mendapat penanganan terlebih dahulu.

Slamet juga berharap pengalaman kepemimpinan Dedi Prasetyo dapat memperkuat koordinasi lintas instansi dan ketegasan menghadapi mafia tanah. Dalam pelaksanaannya, BRAN harus mengutamakan dialog, pemeriksaan bukti yang adil, partisipasi masyarakat, dan perlindungan hak warga.

“Masyarakat yang memperjuangkan haknya secara sah harus memperoleh perlindungan dari intimidasi dan kriminalisasi. Kepercayaan publik akan tumbuh apabila prosesnya terbuka, pengaduannya ditindaklanjuti, dan hak-haknya dipulihkan,” katanya.

Dari perspektif Komisi IV, ia menekankan pentingnya penyelesaian konflik di kawasan hutan dan perkebunan serta perlindungan lahan penghidupan petani. Kepastian penguasaan lahan harus diikuti pemberdayaan ekonomi agar reforma agraria meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan pangan.

Sebagai Anggota Badan Anggaran, Slamet turut mendorong dukungan anggaran yang terukur dan berorientasi pada penyelesaian kasus serta pelayanan masyarakat.

“Harapan kami, BRAN segera menghadirkan bukti kerja. Keberhasilannya akan terlihat dari konflik yang tuntas, hak masyarakat yang pulih, dan keluarga petani yang dapat hidup lebih aman serta sejahtera,” tutupnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya