Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Pertahanan

Pesan Prabowo di HUT ke-81 TNI: Jangan Pernah Jauh dari Rakyat

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL. Presiden Prabowo Subianto meminta prajurit TNI senantiasa berada di tengah-tengah rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menjadi Inspektur Upacara Parade HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.

Prabowo menegaskan, TNI sejak awal kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat. 


Bahkan, sebelum negara memiliki kemampuan untuk memberikan anggaran, TNI telah berdiri dengan dukungan masyarakat yang turut memenuhi kebutuhan para prajurit.

"Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat. Harus hadir ketika rakyat membutuhkan," tegas Prabowo.

Prabowo juga mengapresiasi prajurit TNI yang selama ini mengambil inisiatif membantu masyarakat ketika terjadi bencana. 

Mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, hingga kebakaran hutan, prajurit disebut hadir tanpa harus menunggu perintah.

"Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan, Saudara-saudara datang tanpa diperintah. Setiap komandan mengambil inisiatif, setiap panglima tidak menunggu perintah dari atas. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab Tentara Nasional Indonesia," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kehadiran TNI di tengah kesulitan masyarakat menjadi bukti nyata hubungan antara prajurit dan rakyat. 

Dia menegaskan, kekuatan TNI pada akhirnya harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat dan menjaga kepentingan bangsa Indonesia.

"Seluruh kekuatan TNI dengan demikian harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi, jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya