Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Energi

Harga Minyak Sedikit Turun Imbas Keputusan G7

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak melemah setelah kenaikan ekspor minyak mentah dari Timur Tengah dan rencana pelepasan cadangan minyak negara-negara G7 meredakan kekhawatiran pasar terhadap pasokan global.

Pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, harga minyak Brent turun 66 sen atau 0,65 persen menjadi 101,59 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) turun 95 sen atau 1,03 persen ke 90,12 Dolar AS per barel.

Tekanan terhadap harga minyak datang setelah negara-negara G7 pada Jumat sepakat melepas 100 juta barel diesel dan minyak mentah dari cadangan darurat. Langkah tersebut menambah pasokan ke pasar di tengah meningkatnya ekspor minyak Timur Tengah. 


Data pengiriman menunjukkan ekspor minyak mentah dari kawasan itu sudah melampaui level sebelum perang dalam empat dari tujuh hari pada pekan terakhir September, meski serangan terhadap kapal di Selat Hormuz masih terjadi.

Namun, penurunan harga minyak masih tertahan oleh risiko geopolitik. Kelompok Houthi mengklaim menyerang fasilitas Saudi Aramco di Riyadh dan wilayah Khurais dengan rudal balistik serta drone. 

Di sisi lain, Aramco secara mengejutkan memangkas harga minyak mentah untuk pelanggan Asia pada November ke level terendah dalam enam tahun. Harga Brent pun masih bertahan di atas 100 Dolar AS per barel karena ketegangan di Timur Tengah dan meningkatnya serangan terhadap kapal komersial di kawasan Teluk.

Tekanan pasokan juga belum sepenuhnya menghilangkan ketidakpastian ke depan. OPEC+ menunda pembahasan yang akan menentukan kuota produksi 2027 setelah perang Iran mengganggu sejumlah proyek peningkatan kapasitas produksi di Timur Tengah. 

Kondisi ini membuat prospek pasokan minyak global tetap sulit dipastikan, meski harga Brent untuk sementara turun dari level di atas 100 Dolar AS.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya