Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Lalu Hadrian Irfani. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi X DPR: Kuliah Gratis Harus Sejalan dengan Mutu dan Kapasitas Perguruan Tinggi

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pendidikan gratis, termasuk wacana kuliah gratis, harus diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan. Besarnya investasi pemerintah di sektor pendidikan harus berbanding lurus dengan kualitas lulusan yang dihasilkan.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Lalu Hadrian Irfani dalam keterangan resminya yang diterima wartawan, Senin, 5 Oktober 2026. 

“Bagi kami, mutu pendidikan harus sejalan dengan besaran investasi yang dikeluarkan pemerintah. Semakin besar anggaran yang kita investasikan untuk pendidikan, tentu harapannya kualitas lulusan juga semakin baik,” ujar Lalu Hadrian.


Lalu Hadrian mengatakan, jika pemerintah benar-benar serius merealisasikan program kuliah gratis, maka perlu dilakukan pemetaan secara komprehensif terhadap kondisi dan karakteristik perguruan tinggi di Indonesia.

Ia menilai perguruan tinggi negeri (PTN) saat ini memiliki karakteristik dan kapasitas yang berbeda, baik yang berstatus PTN Satuan Kerja (PTN Satker), PTN Badan Layanan Umum (PTN-BLU), maupun PTN Badan Hukum (PTN-BH). Perbedaan tersebut, kata dia, harus menjadi pertimbangan dalam merancang kebijakan kuliah gratis.

“Kalau pemerintah benar-benar serius ingin melaksanakan program kuliah gratis, tantangannya adalah bagaimana melihat klaster perguruan tinggi kita hari ini. Ada PTN Satker, PTN-BLU, maupun PTN-BH, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kapasitas yang berbeda,” katanya.

Menurut Lalu Hadrian, kebijakan kuliah gratis juga tidak boleh hanya berorientasi pada sebanyak-banyaknya mahasiswa yang diterima. Aspek daya tampung, kualitas pembelajaran, ketersediaan dosen, fasilitas pendidikan, hingga kemampuan perguruan tinggi dalam menjaga standar akademik harus menjadi bagian dari perhitungan.

“Untuk mendapatkan kualitas atau mutu lulusan yang terbaik, harus ada kompetisi. Ketika ada kompetisi, tentu kuota perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kapasitas masing-masing perguruan tinggi,” tegasnya.

Legislator PKB ini menjelaskan, pembatasan kuota bukan dimaksudkan untuk menghambat akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Sebaliknya, pengaturan kuota diperlukan agar perluasan akses tidak mengorbankan kualitas pendidikan.

Selain itu, Lalu Hadrian mengingatkan agar kebijakan kuliah gratis juga mempertimbangkan keberlangsungan perguruan tinggi swasta (PTS). Menurutnya, PTS merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi nasional yang selama ini turut menampung mahasiswa dan memperluas akses pendidikan tinggi.

“Jangan sampai kebijakan kuliah gratis justru membuat PTS kehilangan mahasiswa secara drastis. Kalau tidak diantisipasi, kondisi tersebut dapat membuat PTS mati suri,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya