Berita

Pegadang daging ayam di pasar modern Bintaro (Foto: RMOL/Reni Erina)

Pemerintahan

Redam Inflasi Ayam Akibat MBG, Bapanas Gelontorkan Subsidi

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah strategis untuk meredam fluktuasi harga daging ayam di berbagai daerah. 

Melalui kebijakan subsidi biaya transportasi, pemerintah berupaya memperlancar distribusi pasokan dari wilayah produsen surplus ke daerah-daerah yang mengalami defisit.

Kebijakan ini menjadi penting di tengah tren kenaikan harga yang dipicu oleh meningkatnya biaya pakan ternak serta lonjakan permintaan masyarakat, salah satunya didorong oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. 


Kondisi tersebut sempat menempatkan daging ayam ras sebagai salah satu komoditas penyumbang inflasi nasional pada September 2026.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan, menjelaskan bahwa subsidi angkutan distribusi ini dirancang agar penyerapan produksi dari sentra-sentra peternakan dapat merata ke seluruh pelosok nusantara.

"(Untuk) angkutan distribusi, kita bisa subsidi dari Bapanas, supaya penyerapan produksi dari tempat produsen yang lebih, bisa menyebar ke seluruh daerah," ujar Hermawan di Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Melalui intervensi logistik ini, beban biaya distribusi di daerah non-produsen dapat ditekan. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah lonjakan harga di pasar lokal, sehingga konsumen tetap mendapatkan harga yang terjangkau, sementara peternak di daerah produksi tetap memperoleh margin keuntungan yang wajar.

Secara nasional, rata-rata harga daging ayam per 2 Oktober 2026 tercatat berada di angka Rp40.961 per kilogram. Menurut Bapanas, angka ini masih berada dalam batas kewajaran dan menunjukkan tren perbaikan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Ini sebenarnya telah terjadi penurunan 0,62 persen terhadap seminggu sebelumnya yang mencapai Rp41.218 per kg dan menurun 0,82 persen terhadap sebulan sebelumnya yang Rp41.300 per kg," ungkap Hermawan.

Stabilitas harga tersebut turut ditopang oleh ketersediaan pasokan yang memadai. Bapanas memproyeksikan stok daging ayam ras nasional hingga akhir 2026 dapat mencapai 1 juta ton. 

Dengan ketersediaan stok yang melimpah ini, pemerintah memiliki ruang yang aman untuk mengalokasikan anggaran subsidi transportasi tanpa mengganggu cadangan pangan nasional, sekaligus memperkuat jaringan distribusi antarwilayah secara berkelanjutan.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya