Berita

Kementerian Luar Negeri Rusia (Foto: Russia Info)

Global

Serangan Berlanjut, Rusia Imbau Diplomat Asing Segera Tinggalkan Ukraina

MINGGU, 04 OKTOBER 2026 | 14:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia mengimbau warga negara asing, termasuk diplomat, untuk meninggalkan Ukraina. 

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan serangan balasan terhadap Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya akan terus dilakukan sebagai respons atas serangan yang disebut Moskow menargetkan penduduk sipil dan infrastruktur sipil Rusia.

“Sebagai tanggapan atas aksi teroris Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap penduduk sipil dan infrastruktur sipil negara kami, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia terus secara sistematis melakukan serangan terarah terhadap fasilitas militer di Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip dari Reuters, Minggu, 4 Oktober 2026.


Untuk itu, Moskow memberikan peringatan kepada warga negara asing, termasuk staf misi diplomatik, agar tidak berada di Ukraina maupun melakukan perjalanan ke negara tersebut.

“Kementerian Luar Negeri Rusia sekali lagi memperingatkan warga negara asing, termasuk staf misi diplomatik, agar tidak tinggal di Ukraina atau bepergian ke wilayahnya,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Tanggung jawab atas segala konsekuensi buruk sepenuhnya terletak pada mereka yang mengabaikan peringatan ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Peringatan itu disampaikan setelah Rusia meningkatkan serangan terhadap infrastruktur di Kyiv. Salah satu serangan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, menghantam sebuah jembatan yang melintasi Sungai Dnipro.

Intensifikasi serangan tersebut turut mengganggu aktivitas sekitar 3 juta penduduk Kyiv menjelang musim dingin. 

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan Ukraina harus menanggung konsekuensi dari serangan yang dilancarkan ke wilayah Rusia. 

Sementara itu, kedua pihak tetap membantah menargetkan warga sipil maupun infrastruktur sipil.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya