Berita

Representative Image (Foto: Shafaq News)

Global

Tanker Minyak Meledak di Selat Hormuz

MINGGU, 04 OKTOBER 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kapal tanker minyak meledak saat memasuki Selat Hormuz setelah mematikan sistem pelacakan. 

Insiden tersebut dilaporkan televisi pemerintah Iran. Dikatakan bahwa kapal meledak setelah menonaktifkan sistem pelacak ketika memasuki perairan Selat Hormuz. 

"Sebuah kapal tanker minyak meledak di Selat Hormuz setelah mematikan sistem pelacakannya saat memasuki jalur air strategis tersebut," ungkap laporan tersebut, dikutip Minggu, 4 Oktober 2026.


Namun, belum ada informasi mengenai identitas kapal, penyebab pasti ledakan, maupun ada tidaknya korban jiwa dan kerusakan material.

Sebelumnya, kantor berita Mehr News Agency melaporkan terdengar suara ledakan di lepas pantai Pulau Qeshm. 

Ledakan itu diduga berkaitan dengan tembakan yang menyasar kapal-kapal yang melintasi jalur maritim tersebut karena dianggap melanggar aturan yang diberlakukan Iran.

Informasi terkait insiden ini belum dapat diverifikasi secara independen. Laporan media Iran juga belum menjelaskan pihak yang bertanggung jawab atas ledakan maupun kondisi kapal setelah insiden.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan Washington mengendalikan wilayah udara Iran dan mengamankan aliran minyak melalui Selat Hormuz. 

Dia juga menyatakan pengiriman minyak melalui jalur tersebut berada di atas level sebelum konflik.

Iran sebelumnya membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz setelah serangan AS dan Israel dimulai pada Februari. 

Jalur tersebut sempat dibuka kembali berdasarkan kesepakatan pada Juni, sebelum ketegangan kembali meningkat dan AS melanjutkan blokade pada pertengahan Juli.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan hingga 30 September pasukannya telah mencegat 125 kapal komersial untuk menegakkan blokade. 

Sebanyak 10 kapal di antaranya dialihkan dalam sepekan sebelumnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya