Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL)

Politik

Survei LKPI:

Elektabilitas Gerindra dan PDIP Beda Tipis Jelang Pemilu 2029

SABTU, 03 OKTOBER 2026 | 03:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk tingkat elektabilitas partai politik.

Hasilnya, Partai Gerindra memperoleh 17,3 persen, disusul PDIP 16,8 persen dan PKB 6,2 persen. 

Selanjutnya, Partai NasDem memperoleh 7,3 persen, Partai Golkar 6,1 persen, PKS 5,5 persen, PAN 4,3 persen, Demokrat 4,1 persen dan PSI 4,3 Persen.


Sementara kelompok partai lainnya, yang disebut dalam survei sebagai gabungan partai di luar parlemen, memperoleh 5,6 persen. 

"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah, dikutip Jumat 2 Oktober 2026.

Irwan mengatakan, data tersebut menggambarkan bahwa menjelang kontestasi politik 2029, masih terdapat proporsi responden yang cukup besar yang belum memberikan pilihan atau belum menentukan jawabannya dalam pertanyaan mengenai partai politik.

Survei LKPI dilaksanakan pada 8-20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 orang responden yang tersebar di 36 provinsi hampir seluruh wilayah Indonesia. 

Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

Sementara survei dilakukan melalui wawancara face to face dan panggilan telepon  yang dipandu langsung oleh pewawancara ke nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak, dengan tingkat kontak melalui telepon selular  sebesar 35, persen dan tingkat respons sebesar 33,1 persen dan wawancara face to face sebesar 64,4 persen dengan tingkat respons 58,3 persen.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya