Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Finansial

Bank Mandiri Bagi Dividen Jumbo, Bisnis Tetap Melaju

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dinilai masih mampu memberikan dividen besar kepada pemegang saham tanpa harus mengorbankan ruang untuk mengembangkan bisnisnya.

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, Bank Mandiri menjadi salah satu bank besar dengan kebijakan dividen yang cukup menarik. Pada tahun buku 2025, perseroan membagikan sekitar 79 persen dari laba bersihnya sebagai dividen.

“Payout BMRI termasuk yang paling ramah bagi pemegang saham di bank besar,” kata Wawan dalam keterangannya dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 2 Oktober 2026.


Dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp56,3 triliun, Bank Mandiri membagikan dividen sekitar Rp44,47 triliun. Perseroan kemudian menetapkan dividen interim 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham.

Jika digabungkan, total dividen yang telah dibayarkan atau ditetapkan Bank Mandiri untuk kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun.

Menurut Wawan, besarnya dividen tersebut juga membuat dividend yield BMRI masih berada di level dua digit. Di saat yang sama, keputusan membagikan dividen interim Rp66 per saham menunjukkan manajemen masih melihat kondisi fundamental perseroan cukup kuat.

Hal itu sejalan dengan kinerja bisnis Bank Mandiri hingga Agustus 2026. Kredit dan dana pihak ketiga (DPK) masing-masing tumbuh sekitar 17,6 persen secara tahunan. Sementara laba bersih selama delapan bulan pertama 2026 tumbuh lebih tinggi, yakni 22,3 persen.

“Interim Rp66 per saham ini sinyal bahwa manajemen yakin fundamental kuat. Kredit dan DPK bank only Agustus tumbuh 17,6%, laba delapan bulan 22,3%. Modal dan likuiditas masih longgar, jadi ruang tumbuh tetap ada,” ujar Wawan.

Dengan kondisi tersebut, Bank Mandiri dinilai masih memiliki ruang untuk membagi keuntungan kepada pemegang saham sekaligus mempertahankan ekspansi bisnis.

Wawan juga melihat valuasi saham BMRI belum tergolong mahal jika dibandingkan dengan konsensus analis. Kombinasi pertumbuhan laba, kemampuan membagikan dividen dalam jumlah besar, serta ruang ekspansi menjadi faktor yang membuat BMRI masih menarik untuk dicermati.

“Kalau mencari saham bank yang memberikan dividen jumbo sambil tetap ekspansi, BMRI masih menarik,” pungkas Wawan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya