Berita

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (Foto: RMOL)

Politik

Danantara Kaji Rencana Impor Kereta dari Jepang

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menanggapi rencana impor kereta rel listrik (KRL) dari Jepang. Ia mengatakan, Danantara akan membahas persoalan tersebut bersama Menteri Perhubungan.

“Hari ini saya ada pertemuan dengan Menhub terkait masalah ini,” kata Dony di The Opus Grand Ballroom, The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dony menegaskan, keputusan terkait pengadaan KRL harus mempertimbangkan aspek biaya dan manfaat, termasuk dampaknya terhadap percepatan transportasi publik.


“Kita kan mesti melihat cost and benefit. Berapa keuntungannya, apa yang kita dapatkan dari situ. Ini percepatan dari transportasi publik juga kan. Tapi nanti kita diskusikan,” jelasnya.

Terkait arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebutuhan transportasi dipenuhi dari produksi dalam negeri, Dony mengatakan pemerintah memang tengah mendorong transformasi PT Industri Kereta Api (INKA).

Namun, kapasitas produksi INKA saat ini masih terbatas. Karena itu, pemerintah perlu mengatur keseimbangan antara kebutuhan transportasi dengan kemampuan produksi dalam negeri.

“Makanya transformasi INKA ini kan sedang berjalan. Tapi kapasitas produksi mereka kan juga terbatas, jadi ada pilihan-pilihan yang kita buat,” tuturnya.

Dony menyebut pemerintah mendorong pengembangan sejumlah rute kereta, di antaranya Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak.

“Kita balance dengan kebutuhan produksinya INKA. Sisanya kita akan alternatif,” jelasnya.

Danantara juga tengah mengkaji kemungkinan menyuntikkan investasi ke INKA untuk memperkuat kapasitas produksi kereta api dalam negeri. Menurut Dony, terdapat kemungkinan Danantara memberikan suntikan investasi kepada INKA. Namun, opsi tersebut masih dalam tahap kajian.

“Ada possible yang sedang kita kaji, kemungkinan kita akan injek,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya