Berita

Ilustrasi perajin batik/Net

Nusantara

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 12:16 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi mendalam terhadap warisan budaya takbenda yang telah diakui oleh dunia.

Peringatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan keindahan selembar kain berteknik malam dan canting, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga identitas bangsa di tengah arus modernisasi.

Tahun ini, perayaan Hari Batik Nasional mengangkat fokus utama pada kekayaan ragam hias khas Tulungagung, Jawa Timur.


Motif asal daerah tersebut dipilih karena dinilai masih konsisten mempertahankan nuansa klasik yang kuat jika dibandingkan dengan corak dari wilayah lainnya.

Pemilihan tema ini sekaligus merayakan cerita, nilai sejarah, serta kreativitas seniman lokal yang terus menghidupkan tradisi batik dari masa ke masa.

Kota Surabaya didaulat sebagai tuan rumah penyelenggaraan rangkaian perayaan yang berlangsung meriah mulai 30 September hingga 4 Oktober.

Berbagai kegiatan kebudayaan digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari pameran seni rupa hingga peragaan busana yang memukau. Salah satu agenda yang paling mencuri perhatian publik adalah atraksi Batik Berlayar di Sungai Kalimas.

Dalam kegiatan publik tersebut, para tamu undangan serta model mengenakan busana batik terbaik mereka sambil menyusuri aliran sungai sepanjang 1,2 kilometer dengan menaiki perahu yang dihiasi ornamen khas Jawa Timur, mulai dari Taman Prestasi hingga kawasan Monumen Kapal Selam.

Meskipun berstatus sebagai hari besar nasional, tanggal 2 Oktober ditetapkan bukan sebagai hari libur resmi berdasarkan Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri.

Oleh karena itu, seluruh aktivitas perkantoran, instansi pemerintah, institusi pendidikan, hingga sektor swasta tetap berjalan secara normal seperti biasa.

Di balik semarak perayaan modern ini, penetapan Hari Batik Nasional memiliki akar sejarah yang sangat penting bagi kedaulatan budaya Indonesia.

Pengakuan resmi dari dunia internasional bermula pada 2 Oktober 2009, ketika United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization secara resmi memasukkan batik Indonesia ke dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Langkah besar tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 yang mengukuhkan tanggal tersebut sebagai Hari Batik Nasional.

Melalui filosofi yang terpatri di setiap goresan malam, batik tetap berdiri kokoh sebagai simbol luhur kebudayaan nusantara.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya