Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Nusantara

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 12:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan agar rencana konser “Till The Whole World Knows” oleh musisi Israel Houghton dan grup Israel & New Breed di Jakarta pada 24 Oktober 2026 tidak dimanfaatkan sebagai sarana propaganda politik asing, termasuk propaganda zionisme.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan informasi mengenai konser tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat lantaran muncul dugaan adanya keterkaitan dengan dukungan terhadap Israel dan agenda Christian Zionism. 

Namun, ia menegaskan perlunya verifikasi agar sikap yang diambil tidak didasarkan pada informasi yang belum terkonfirmasi.


“Apabila benar bahwa konser tersebut membawa, mempromosikan, atau menjadi bagian dari agenda dukungan terhadap Israel, maka hal tersebut patut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat Indonesia,” kata Sudarnoto dalam pernyataan sikapnya, dikutip Jumat, 2 Oktober 2026.

Sudarnoto menilai, kegiatan publik seperti konser musik perlu dipastikan tidak menjadi ruang untuk menyisipkan agenda politik yang berpotensi memicu keresahan. 

Terlebih, masyarakat Indonesia memiliki solidaritas yang kuat terhadap Palestina dan pemerintah Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Karena itu, Sudarnoto meminta Polri dan aparat terkait melakukan pemantauan terhadap rencana penyelenggaraan konser tersebut. 

Langkah tersebut bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi maupun kegiatan keagamaan, melainkan memastikan kegiatan publik berlangsung sesuai ketentuan dan tidak memicu konflik sosial maupun antarumat beragama.

“Untuk memastikan bahwa suatu kegiatan publik tidak menjadi sarana propaganda politik asing apalagi propaganda zionisme, tidak menimbulkan gangguan keamanan, dan tidak memicu konflik sosial maupun antarumat beragama,” tegasnya.

Sudarnoto juga meminta penyelenggara memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai pihak yang terlibat, tujuan kegiatan, artis yang tampil, bentuk kerja sama, serta kemungkinan keterkaitan dengan organisasi, jaringan, kampanye, atau agenda politik yang mendukung Israel. 

Jika setelah diverifikasi terbukti terdapat agenda dukungan atau legitimasi terhadap Israel, ia meminta pemerintah mengambil langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya