Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Energi

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 10:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak kembali naik pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, setelah gejolak sehari sebelumnya membuat pasar mencermati semakin ketatnya pasokan bahan bakar global.

Harga minyak Brent naik 29 sen atau 0,28 persen menjadi 102,60 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 27 sen atau 0,29 persen menjadi 93,14 Dolar AS per barel.

Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan tajam pada perdagangan Kamis. Harga Brent melonjak lebih dari 4 Dolar AS per barel, sedangkan WTI naik lebih dari 2 Dolar AS setelah muncul laporan mengenai pembatasan ekspor bahan bakar China dan rencana Amerika Serikat (AS) menambah kekuatan militernya di Timur Tengah.


Kedua perkembangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa gangguan pasokan energi global dapat semakin parah. China diketahui mulai membatasi ekspor bahan bakar pada Maret setelah pecahnya perang AS-Israel di Iran, sebelum kembali melonggarkan pembatasan pada Juli.

Namun, pasar minyak masih menghadapi sejumlah faktor yang dapat menahan kenaikan harga. Salah satunya adalah tekanan AS kepada negara-negara Eropa untuk melepas cadangan diesel darurat guna membantu meredakan kenaikan harga bahan bakar global.

AS disebut meminta negara-negara Uni Eropa melepas sekitar 120 juta barel diesel dalam enam bulan ke depan. Langkah tersebut berpotensi menambah pasokan bahan bakar di pasar dan meredam tekanan harga.

Di sisi lain, perkembangan geopolitik tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar. Wall Street Journal melaporkan AS mengirim kapal induk ketiga dan hingga 10.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah, seiring Presiden Donald Trump mempertimbangkan langkah selanjutnya terhadap Iran.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya