Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Citra Pemerintah

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perombakan kabinet atau reshuffle perlu diarahkan untuk memperbaiki persepsi dan citra publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, langkah tersebut dapat dilakukan dengan mengganti menteri yang dinilai memiliki kinerja kurang baik maupun mendapat sentimen negatif dari publik.

“Bagaimana recovery persepsi dan citra publik dalam melihat kinerja pemerintahan hari ini yaitu mengganti semua orang yang memang kinerjanya tidak baik, mengganti para menteri-menteri yang kemudian mendapatkan sentimen negatif,” kata Adi, Jumat, 2 Oktober 2026.


Direktur Parameter Politik Indonesia itu juga menilai menteri yang terindikasi terkait isu hukum, termasuk dugaan suap, perlu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah.

“Mengganti menteri-menteri yang dinilai terindikasi terkait dengan isu suap tertentu karena itu sebagai upaya untuk membersihkan nama pemerintahan tujuannya dalam tentu menyongsong tiga tahun di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Adi berharap perombakan kabinet yang telah dilakukan bukan menjadi reshuffle terakhir. Menurutnya, pemerintah masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi terhadap jajaran kabinet dalam menghadapi tiga tahun pemerintahan berikutnya.

“Ini harapannya bukan reshuffle yang terakhir,” tandas Adi.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya